Abuget Cup 2017, Turnamen Fighting Paling Bergengsi Tahun Ini

Pada acara Jakarta Games Week akan berlangsung pada tanggal 29-30 Juli 2017 ini. Dikabarkan bahwa semakin banyak pemain pro yang datang ke Jakarta Games Week dan di antara mereka, ada dua pemain pro yang menjadi pusat perhatian yaitu Daigo Umehara dan Tanukana.

 

Daigo Umehara

Daigo Umehara alias The Beast menjadi terkenal ketika di tahun 2004 dirinya berhasil melakukan Perfect Parry ketika berhadapan dengan Justin Wong di final losers bracket Street Fighter III: Third Strike Evolution. Banyak orang yang terinspirasi untuk bergabung dengan

FGC (fighting game community) sejak saat itu. Daigo sendiri sempat pensiun dari dunia FGC dan ketika kembali, media jepang memberi perhatian khusus pada hal tersebut.

Tahun 2009, Daigo berhasil menjadi juara turnamen EVO dan terus mempertahankan prestasinya sampai rilisnya Street Fighter V. Sayangnya, tahun ini Daigo masih belum berhasil memperlihatkan prestasi yang baik. Dia tercatat sebagai peringkat keempat pada RedBull Kumite, peringkat kelima pada Thaiger Uppercut dan peringkat 17 pada EVO 2017. Untuk memperbaiki peringkatnya pada Capcom Pro Tour, Daigo akan datang ke Indonesia dan mengikuti Abuget Cup 2017.

Selain untuk bertanding, Daigo juga berusaha menjual bukunya yang berjudul “The Will to Keep Winning”. Jika Laikers berminat untuk membeli bukunya, kalian bisa memesannya di link ini.

Tanukana

Sampai saat ini, atlet e-sports wanita masih jarang jumlahnya, apalagi yang berkiprah di ajang game fighting. Tanukana adalah salah satu atlet wanita yang berasal dari Jepang. Game Tekken besutan Bandai Namco menjadi pilihan karirnya. Tanukana masih bisa dibilang sebagai pendatang baru di dunia Tekken, karena sebenarnya, ia baru mulai bermain mulai Tekken 6.

Dia mulai menekuni Tekken 7 ketika muncul di arcade. Pada tahun 2017 ini, Tanukana akhirnya mulai bermain secara serius dan mengikuti berbagai turnamen internasional di Amerika Serikat dan negara-negara lain. Prestasinya juga lumayan lho! Peringkat tiga di Combo Breaker 2017, peringkat sembilan di Final Round XX, dan peringkat tujuh di Thaiger Uppercut.

Bagaimana dengan prestasinya nanti di Abuget Cup 2017 ya?

 

Ketatnya Kompetisi Abuget Cup 2017

Selain Daigo dan Tanukana, masih banyak pemain pro yang datang untuk berkompetisi pada Abuget Cup 2017. Sampai saat ini, sudah tercatat ada perwakilan atlet  dari negara Jepang, Thailand, Filipina, Malaysia, Singapura, Vietnam, Taiwan dan Hong Kong.

Jadi, Abuget Cup tahun  ini bisa dipastikan menjadi salah satu turnamen game fighting paling kompetitif untuk daerah Asia. Kalau kamu penasaran dengan hasilnya, kalian bisa datang pada acara Jakarta Games Week 2017 yang bertempat di Neo Soho. Kalau mau lebih gampang lagi, simak saja beritanya di Laikdis!

 

Post Author: Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game Steam tapi suka lupa maininnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.