Ballerina, Pendatang Baru di Semesta John Wick

John Wick adalah salah satu hits paling tak terduga dalam ingatan terakhir. Apa yang tampak seperti film laga ternyata menjadi sebuah kisah sukses luar biasa, baik di mata kritikus film maupun dari segi finansial. Sekuelnya bahkan mencetak hasil yang lebih dahsyat lagi.

Kali ini Lionsgate dikabarkan tertarik untuk mengikuti jejak beberapa perusahaan produser film lainnya dengan membuat sebuah semesta film mereka sendiri. Nah, dunia John Wick inilah yang akan menjadi dasar dari semesta Lionsgate, sedangkan sebuah proyek film bernama Ballerina akan dimasukkan dalam semesta tersebut.

Nampaknya, setelah berhasil memenangkan lelang sengit untuk mendapatkan hak bagi naskah film Ballerina, Lionsgate melihat adanya potensi dari naskah tersebut untuk digubah dan dimasukkan dalam semesta John Wick. Naskah tersebut ditulis oleh pendatang baru Shay Hatten yang masih berumur 23 tahun. Dalam naskah Ballerina tersebut, Hatten menciptakan karakter seorang wanita muda yang dibesarkan untuk menjadi seorang pembunuh dan harus memburu pembunuh lainnya.

Shay Hatten sendiri awalnya bekerja sebagai asisten penulis untuk perusahaan milik Robert Downey Jr., yaitu Team Downey. Dia mulai mendapat perhatian dari orang-orang industri film setelah menulis Maximum King, sebuah kisah fiktif tentang proses pembuatan Maximum Overdrive dari Stephen King. Dalam waktu singkat Maximum King masuk ke dalam Black List, sebuah julukan bagi daftar naskah-naskah potensial yang belum diproduksi oleh Hollywood. Berkat Ballerina dan Maximum King, nampaknya Hatten akan menjadi salah satu penulis naskah besar di Hollywood.

Post Author: Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game Steam tapi suka lupa maininnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.