Darkest Minds Review

Film ini merupakan sebuah hasil adaptasi dari novel karya Alexandra Bracken. Dikisahkan bahwa sebuah wabah penyakit menyerang anak-anak dan remaja, mematikan separuh populasi anak-anak dan remaja. Setelah wabah mematikan tersebut, muncul masalah baru di mana anak-anak yang selamat mendadak mendapatkan kekuatan khusus.

Berdasarkan klasifikasi pemerintah, kekuatan yang didapatkan oleh anak-anak tersebut berbeda-beda dan dimasukkan menjadi beberapa kategori. Ada yang bisa dimanfaatkan, ada yang berbahaya.  Kategori tersebut adalah:

  • Hijau, memiliki intelejensi tinggi, mahir memecahkan masalah
  • Biru, memiliki kemampuan telekinesis, menggerakkan benda dengan pikiran
  • Kuning, memiliki kemampuan elektrokinesis, mengendalikan listrik dengan pikiran
  • Oranye, memiliki kemampuan untuk mengontrol pikiran orang lain
  • Merah, memiliki kemampuan pirokines, menciptakan dan mengendalikan api

Ruby Daly (Amandla Stenberg) adalah salah satu dari anak dengan kemampuan mengendalikan pikiran orang lain. Awalnya, dia berhasil menyamarkan dirinya sebagai kategori hijau, tetapi kemudian penyamarannya terbongkar dan dia akan segera dieksekusi. Untungnya, Ruby mendapat bantuan dari Cate Connor (Mandy Moore) dan menyelamatkan diri. Karena tidak memercayai rekan Connor, Rob Meadow (Mark O’Brien), Ruby akhirnya melarikan diri dan bertemu dengan kelompok anak-anak yang terdiri dari Liam (Harris Dickinson), Chabs (Skylan Brooks), dan Zu (Miya Cech).

Bersama-sama, mereka akhirnya berusaha mencari tahu tentang Slip Kid, seorang anak yang kabarnya berhasil melarikan diri dan pemerintah dan mengumpulkan anak-anak lainnya untuk tinggal di tempat aman.

Sutradara Jennifer Yuh Nelson tidak terlalu memerhatikan dunia dalam Darkest Minds yang sekilas tidak terlihat terlalu berbeda dengan dunia saat ini. Nampaknya dia lebih mementingkan kualitas aktor yang dia gunakan. Memang, para aktor di sini, walaupun mayoritas berusia muda, tapi menampilkan kualitas yang prima. Film ini nampaknya  akan dapat memenuhi harapan target penontonnya, para remaja.

Post Author: Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game Steam tapi suka lupa maininnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.