Dissidia Final Fantasy NT, Bertarung dengan Seluruh Karakter FF

Bagi Laikers yang suka memainkan game bergenre RPG (Role Playing Game), seri Final Fantasy merupakan sebuah seri game yang tidak dapat dilewatkan. Dengan desain karakter yang menawan dan dilengkapi dengan cerita yang menakjubkan sekaligus penuh dengan imajinasi, seri game produksi Square Enix ini memang telah berhasil memikat berjuta-juta gamer dari berbagai macam kalangan.

Tidak cukup hanya berjaya di genre RPG, kali ini Square Enix membawa hampir seluruh karakter utama dari seluruh game Final Fantasy-nya, bersama dengan beberapa Summons, dalam game fighting 3v3. Game Dissidia Final Fantasy NT merupakan sebuah game fighting spinoff yang melebur karakter-karakter protagonis dan antagonis ikonik dari hampir semua seri utama Final Fantasy. Di dalam game yang dirilis secara global pada tanggal 30 januari 2018 untuk PlayStation 4 ini, juga terdapat beberapa Summons yang dapat beberapa Summons, seperti: Shiva, Ifrit, Ramuh, Alexander, Odin, Bahamut, dan Leviathan.

Dari segi karakter, Laikers dapat leluasa memilih tiga karakter yang paling dijagokan untuk melakukan pertarungan. Tentu saja, karakter-karakter tersebut juga akan memiliki kisah yang berbeda, khas Final Fantasy. Beberapa karakter yang dapat Laikers pilih adalah Warrior of Light, Garland, Firion, the Emperor, Onion Knight, Cloud of Darkness, Cecil Harvey, Kain Highwind, Golbez, Bartz Klauser, Exdeath, Terra Branford, Kefka Palazzo, Cloud Strife, Sephiroth, Squall Leonhart, Ultimecia, Zidane Tribal, Kuja, Tidus, Jecht, Shatotto, Vaan, Lightning, Y’shtola Rhul, Noctis Lucis Caelum, Ramza Beoulve, dan Ace.

Seluruh karakter tersebut terbagi menjadi empat kategori kelas yang berbeda, Vanguards, Assassins, Marksmen, dan Specialist. Tentu saja, selain strategi pertarungan, Laikers juga harus dengan cermat memadu madankan karakterdengan kelas yang berbeda-beda, agar mereka dapat saling melengkapi dan bekerja sama saat bertarung.

Dalam game ini juga ada dua cara tarung yang berbeda. Pertama adalah serangan normal yang mengandalkan kekuatan fisik dan senjata. Dan yang kedua adalah dengan cara menyedot kekuatan lawan dan menambahkannya pada karakter yang Laikers gunakan. Memang, pada awalnya sistem permainan dalam game ini akan terasa sedikit membingungkan. Oleh karena itulah, sangat dianjurkan bagi Laikers untuk dengan sabar mengikuti setiap arahan yang diberikan dalam tutorial di awal permainan. Bagaimanapun, Dissidia Final Fantasy NT bukanlah game fighting yang sederhana dan dapat dengan mudah dikuasai.

Secara garis besar, instalasi ketiga dari seri Dissidia Final Fantasy ini memang memiliki banyak kemajuan jika dibandingkan dengan dua instalasi sebelumnya, Dissidia Final Fantasy  (2008) dan Dissidia 012 Final Fantasy (2011), yang keduanya dirilis untuk PlayStation Portable. Satu hal yang pasti, semakin lama Laikers memainkan game yang satu ini, rasanya akan sangat sulit untuk berhenti. Bisa dibilang, Dissidia Final Fantasy NT merupakan sebuah game fighting terunik dan terbaik yang dirilis pada tahun 2018.

Post Author: Escravania

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.