Ferdinand Review

Dirilis berdekatan dengan waktu libur Natal dan akhir tahun, film Ferdinand merupakan sebuah film animasi 3D hasil kolaborasi Blue Sky dan 20th Century Fox Animation. Film yang diadaptasi dari buku The Story of Ferdinand karya Munro Leag ini disutradarai oleh Carlos Sandanha (Rio, Ice Age) dan diisi suaranya oleh John Cena, Kate McKinnon, Anthony Anderson, Bobby Cannavale, Peyton Manning, Gina Rodriguez, dan David Tennant.

Kisah dalam film ini dibuka dengan adegan latihan bertarung antara banteng-banteng cilik penghuni peternakan Casa del Toro. Ferdinand kecil merupakan banteng yang sangat mencintai bunga. Dibanding latihan bertarung dengan teman-temannya, Valiente, Bones, dan Guapo, Ferdinand lebih memilih untuk menikmati hidup dengan mencium wangi bunga. Setelah ayah Ferdinand kecil terpilih untuk bertarung melawan seorang matador dan tidak kembali, Ferdinand yang ketakutan pun melarikan diri dari peternakan Casa del Toro.

Setelah berhasil melarikan diri, Ferdinand mendapati dirinya terjatuh ke dalam jurang dan ditolong oleh Nina dan ayahnya. Berkat keluarga Nina, Ferdinand pun merasakan hidup bahagia dan menjalani hidupnya dengan tenang bersama dengan bunga-bunga yang dicintainya. Sayang kebahagiaan tersebut tidak berlangsung lama.

Tubuh Ferdinand yang terlalu besar membuat dirinya terlihat mengerikan di mata penduduk desa. Belum lagi berbagai kekacauan yang ditimbulkan oleh Ferdinand saat dirinya berusaha mengikuti Nina dan ayahnya menghadiri acara Festival Bunga. Hal tersebut membuat Ferdinand ditangkap dan dikembalikan ke peternakannya yang terdahulu. Dimana Ferdinand memiliki tiga pilihan, bertarung melawan matador sebagai banteng petarung, menjadi daging olahan untuk dikonsumsi, atau berusaha keras untuk kembali ke tempat Nina.

Salah satu karakter yang terlihat cukup menonjol dalam film ini adalah karakter Lupe yang suaranya diisi oleh Kate McKinnon. Saat melihat Lupe, Chillers akan diingatkan akan karakter Genie dalam film Aladdin (1992) atau Dory dalam film Finding Nemo (2003). Lupe merupakan karakter yang didesain untuk mencuri perhatian penonton. Sebagai ‘kambing penenang’ yang sama sekali tidak tenang, Lupe bertingkah laku bagaikan seorang pelatih yang akhirnya bertemu dengan atlit andalannya. Sayangnya, Ferdinand sama sekali tidak memiliki keinginan untuk bertarung, apalagi berlatih di bawah bimbingan Lupe.

Meski dipenuhi oleh berbagai adegan kocak, Laikers akan menemukan banyak sekali pesan moral terdapat dalam film ini. Semuanya bagaikan telah diperhitungkan dengan seksama. Bahkan sosok Ferdinand yang terlihat lemah dan penyabar pun dapat terlihat menakutkan saat terdesak. Belum lagi, adegan dimana Ferdinand memaafkan tiga landak yang berusaha mencuri makanannya dan malah memberikan makanannya pada mereka. Tim Blue Sky benar-benar berhasil dengan baik menyisipkan berbagai pesan moral kebaikan tanpa berkesan menggurui atau dipaksakan.

Dirilis sebulan setelah film Coco, film ini mungkin tidak menitikberatkan cerita pada kekayaan budaya, seperti yang dilakukan Coco dengan tradisi hari kematian di Mexico. Meskipun, memang premis dalam film Ferdinand masih menyinggung budaya adu banteng yang terjadi di Spanyol. Tetapi cerita lebih berfokus pada jati diri seekor banteng yang lemah lembut dan persahabatan yang dijalinnya.

Alur cerita dalam film Ferdinand terasa mengalir dengan lancar dan tervisualisasikan dengan indah. Satu-satunya yang terasa sedikit mengganjal adalah penggambaran tokoh Nina yang terlihat tidak mengalami pertumbuhan yang berarti, meski sang Ferdinand sendiri telah tumbuh dengan sedemikian besarnya.

Film Ferdinand mungkin tidak dapat dibandingkan dengan film Coco. Bagaimanapun film ini lumayan menyenangkan untuk disaksikan di hari libur. Selain penuh dengan pesan moral, film ini juga sarat akan adegan kocak yang pastinya dapat membuat Laikers tertawa tergelak-gelak.  Jadi, jangan lupa untuk menyaksikan film yang akan dirilis pada tanggal 15 Desember di bioskop-bioskop Indonesia ini.

Post Author: Escravania

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.