Heaven’s Feel Tuai Sukses Besar di Jepang

Film Fate/stay night: Heaven’s Feel I, presage flower dengan sangat dahsyatnya menjadi film anime dengan pendapatan tertinggi di Jepang. 18 hari semenjak dirilisnya, film ini telah memperoleh pendapatn sebesar $8.78 juta hanya di Jepang saja. Dengan demikian film Fate/stay night: Heaven’s Feel I, presage flower telah mengalahkan film-film anime lain yang populer sebelumnya, seperti Psycho-Pass, Macross Frontier: Sayonara no Tsubasa, Kizumonogatari Part I: Tekketsu-hen, dan Ghost in the Shell: New Movie.

Fate/stay night: Heaven’s Feel I, presage flower merupakan film pertama dari sebuah trilogi. Rencananya, film kedua akan berjudul Fate/stay night: Heaven’s Feel II. lost butterfly dan dirilis pada tahun 2018. Film yang diproduksi oleh Ufotable ini diadaptasi dari novel visual Fate/stay night.

Sebagai karakter utama dalam film ini adalah Sakura Matou. Sakura merupakan anak angkat keluarga Matou yang telah dilatih dengan keras agar dapat menguasai kekuatan magic yang kuat. Sebenarnya, Sakura bukanlah salah satu peserta dari Holy Grail War. Namun hubungannya dengan Shirou Emiya menyebabkan kesehatan mental Sakura menjadi terganggu. Hal tersebut membuat hubungan Sakura dan Shirou mengalami benturan dan rintangan yang tiada habisnya dalam film ini.

Sebelumnya, Ufotable telah memproduksi serial anime Fate/Zero (2011-2013) dan Fate/stay night: Unlimited Blade Works. Awalnya, film yang akan dirilis di Amerika pada tanggal 17 November ini juga akan diputar di Indonesia, sayangnya karena kelakuan beberapa penonton Indonesia yang merekam film No Game No Life the Movie: Zero dan memostingnya di Instagram, pihak Odex Private Limited, distributor resmi film ini, memutuskan untuk tidak menayangkan film ini di Indonesia.

Post Author: Escravania

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.