Kevin Feige Ingin X-Men Kembali Ke Marvel Studios

Banyak berita telah berseliweran mengenai penyatuan hubungan bisnis yang terjadi antara Disney dan Fox belakangan ini. Awalnya, berita tersebut seakan telah berlalu, tapi sekarang, bisa jadi hal tersebut akan menjadi kenyataan. Dan ada satu petinggi Marvel yang sangat menginginkan hal tersebut terjadi, Kevin Feige. Sedangkan alasan utama Kevin Feige menginginkan hal tersebut terjadi adalah X-Men.

Laikers tentunya tahu, karakter mana saja yang akan kembali ke tangan Marvel Studios jika penyatuan hubungan bisnis antara Disney dan Fox terjadi. Beberapa di antaranya adalah karakter-karakter yang terdapat dalam film-film besar Fox yang akan datang seperti film Deadpool 2, X-Men: The New Mutants, Gambit, dan X-Men: Dark Phoenix. Hal tersebut juga berarti franchise Fantastic Four juga akan kembali ke pangkuan Marvel Studios.

Dengan demikian, tidaklah heran jika Kevin Feige merupakan salah seorang yang sangat bersemangat akan penyatuan hubungan bisnis tersebut. Petinggi Marvel tersebut sudah sangat ingin memperluas cerita dan karakter dalam Marvel Cinematic Universe.

Bukan hanya itu, jika penyatuan bisnis tersebut tidak terjadi dan tim X-Men tidak dapat kembali ke Marvel Studios, maka mau tidak mau Marvel harus memikirkan cerita baru untuk menyelesaikan kisah fase ketiga dalam Marvel Cinematic Universe. Dan tentunya membuka cerita baru untuk memasuki fase keempatnya.

Berkaitan dengan fase keempat Marvel Cinematic Universe sendiri, Kevin Feige telah mengatakan bahwa segala sesuatunya dapat saja terjadi. Kemungkinan besar hal tersebut menyangkut penyatuan bisnis yang terjadi antara Disney dan Fox juga. Hingga sekarang, pihak Disney dan Fox masih belum mencapai kesepakatan apapun. Namun jika kesepakatan telah terjadi, selain karakter-karakter Marvel, Disney juga akan menguasai film besar seperti Avatar.

Post Author: Escravania

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.