Review Film The Nun

Film ini adalah sebuah kisah tambahan dari dunia Conjuring. Belakangan ini memang serial film horror seperti Halloween, Scream dan lain-lain pantas merasa terancam dengan hadirnya dunia Conjuring, yang belakangan semakin mantap membangun pondasinya.

Dunia Conjuring itu sendiri berawal dari film Conjuring 1 dan 2 yang terinspirasi dari pengalaman Ed dan Lorraine Warren, dua orang pemburu hantu yang ada dalam dunia nyata belakangan, dibangunlah dunia Conjuring dengan cerita tambahan tentang makhluk-makhluk supernatural lainnya seperti boneka Annabelle dan juga Valak, setan yang muncul dalam visi Lorraine.

Kisah ini diawali pada saat dua orang suster berusaha menghalangi sebuah kekuatan gelap untuk keluar dari suatu tempat. Malangnya, kedua suster tersebut harus menemui ajalnya. Jenazah salah satu dari mereka kemudian ditemukan oleh Frenchie, saat ia bertugas mengantarkan bahan makanan ke sebuah biara Romania. Bapa Burke kemudian diutus untuk menyelidiki masalah tersebut Bersama dengan Suster Irene, seorang calon biarawati.
Sesampainya di biara tersebut, mereka menyadari bahwa situasinya jauh lebih buruk daripada yang mereka sangka sebelumnya. Para biarawati yang mereka temui rata-rata tidak banyak bicara dan lebih memilih berdoa setiap saat tanpa henti (suatu hal yang akan dijelaskan di bagian akhir film). Hal ini membuat Bapa Burke dan Suster Irene harus bekerja keras untuk bisa memahami ada apa di balik peristiwa yang ada di biara tersebut.

Skenario The Nun dibuat oleh Gary Dauberman dan James Wan dan diarahkan oleh sutradara Corin Hardy. Film ini digarap dengan latar belakang gereja Katolik seperti pada film The Omen dan The Exorcist. Suasana yang dibangun sepanjang film ini, terutama yang berkaitan dengan biara tersebut juga berhasil menimbulkan efek angker yang menakutkan. Menambah kesan bahwa memang ada suatu hal yang mengerikan di sana.

Tiga orang tokoh utama yaitu Demian Bichir, Jonas Bloquet dan Taissa Farmiga merupakan pilihan yang sangat baik untuk menghidupkan karakter Bapa Burke, Frenchie dan Suster Irene. Bapa Burke adalah seorang kepercayaan gereja Roma yang memiliki pengalaman dan pengetahuan tentang berbagai fenomena dan kekuatan supernatural. Suster Irene adalah sosok orang yang memiliki bakat dan dikaruniai visi untuk bisa memahami dunia supernatural sedangkan Frenchie mewakili sudut pandang penonton itu sendiri, memiliki rasa penasaran, tetap memiliki rasa takut ingin selalu menolong temannya dan memiliki kenaifan yang selalu berhasil membuat film ini lebih hidup dan menarik.

Penggemar film horror pada umumnya rasanya akan sangat terhibur dan menghargai film ini karena nuansa horror yang ada pada film-film lama berhasil diangkat kembali. Sedangkan bagi para penggemar dunia Conjuring, kaitan cerita yang ditampilkan di film ini dan cerita kanonnya juga akan membuat kalian puas menontonnya.

Post Author: Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game Steam tapi suka lupa maininnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.