The Meg Review

Tahun-tahun terakhir ini, rasanya sudah lama kita tidak menyaksikan film thriller bertemakan ikan hiu yang menyeramkan lagi. Memang sih, masih ada film seperti Sharknado dan teman-temannya, tapi kualitasnya? Ya gitu deh. Nah, bagaimana dengan The Meg?

Di film ini, dikisahkan bahwa sebuah tim peneliti laut dalam berhasil membuktikan teori bahwa di dasar laut yang palimg dalam, masih ada area yang lebih dalam lagi. Apa yang selama ini disangka sebagai dasar laut, ternyata adalah lapisan thermoklin yang menjadi pemisah laut dalam dengan dasar lautan yang sesungguhnya. Sayangnya, kapal selam penjelajah yang dikirimkan untuk menyelidiki teritori yang belum pernah diketahui tersebut mengalami kerusakan setelah diserang oleh sesuatu.

Untuk menyelamatkan para ilmuwan yang terjebak di kapal selam tersebut, Mac (Cliff Curtis) dan Dr. Minway (Winston Chao) pergi untuk meminta tolong Jonas Taylor (Jason Statham). Seorang penyelam professional yang berpengelaman untuk misi penyelamatan di laut dalam. Jonas awalnya menolak karena ia memiliki pengalaman buruk pada misi penyelamatan terakhirnya. Ia bahkan dituduh melakukan kesalahan karena panik dan menyebabkan kematian rekan-rekannya. Jonas akhirnya setuju untuk melakukan pekerjaan tersebut setelah mengetahui bahwa mantan istrinya merupakan salah satu kru yang terjebak di kapal selam tersebut.

Singkat cerita, misi penyelamatan akhirnya berhasil dilakukan. Sayangnya, misi tersebut menelan korban jiwa dan ketika mereka menerobos lapisan thermoklin, mereka menciptakan lubang yang digunakan oleh Megalodon, hiu purba dengan ukuran luar biasa besar yang buas dan mengamuk di laut lepas, menghancurkan kapal dan memakan banyak ikan-ikan yang ditemuinya. Jonas dan tim ilmuwan dari Mana One akhirnya harus bekerjasama sekali lagi untuk memburu dan membunuh The Meg, sang hiu raksasa tersebut, sebelum semakin banyak korban berjatuhan.

Film arahan sutradara Jon Turteltaub ini sebenarnya memiliki banyak kekurangan dan plothole pada segi cerita. Namun, dia berhasil menawarkan keseruan dan komedi yang berlimpah sehingga membuatnya menjadi sebuah film yang menghibur. Enggak perlu banyak berpikir untuk menikmati film semacam ini. Nikmati saja apa adanya dan rasakan saja hiburan singkat yang ditawarkannya.

Post Author: Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game Steam tapi suka lupa maininnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.