Wonder Woman Review

Wonder Woman adalah film pertama Warner Bros dari dua buah film DCEU (DC Extended Universe) yang hadir di tahun 2017 ini. Dengan dana lebih dari 100 juta dollar Amerika dan beberapa film DC yang tidak memperoleh review yang baik, memberikan tekanan yang cukup signifikan pada film superhero wanita ini. Untungnya,  sutradara Patty Jenkins sanggup mengatasi hal tersebut. Bekerja sama dengan penulis naskah, Allan Heiberg, Patty Jenkis dengan sukses membawa Laikers  mengamati perkembangan seorang Diana, dari seorang pejuang Amazon yang naif hingga menjadi seorang superhero yang rendah hati dan dapat menginspirasi semua orang.

Diana (Gal Gadot), putri dari Ratu Hippolyta (Connie Nielsen), ratu bangsa Amazon, menghabiskan masa kecil dan remajanya di Themyscira dengan berlatih bela diri di bawah arahan Antiope (Robin Wright). Pada awalnya, Ratu Hippolyta sempat melarang anak semata wayangnya tersebut untuk berlatih bela diri, namun akhirnya menyerah setelah melihat kebulatan tekad Diana. Hari-hari Diana yang tenang berubah drastis ketika sebuah pesawat tempur jatuh di perairan Themyscira.

Diana menyelamatkan Steve Trevor (Chris Pine), seorang tentara asal Amerika yang bertugas sebagai mata-mata dan menyusup ke dalam kubu Jerman. Dari Steve, Diana mengetahui bahwa di daratan Eropa sedang berlangsung perang besar yang telah mengambil jutaan nyawa manusia yang tidak berdosa. Merasa yakin bahwa Ares, yang merupakan musuh abadi bangsa Amazon, berada di balik perang besar tersebut dan ingin menyelamatkan manusia yang tidak berdosa, Diana pun meninggalkan Themyscira bersama Steve menuju London. Di London, Steve memberi tahu Diana bahwa otak dari perang tersebut adalah petinggi Jerman, Jendral Erich Ludendorff (Danny Huston) dan Doctor Maru (Elena Anaya ). Dengan bantuan Etta Candy (Lucy Davis) dan Sir Patrick Morgan (David Thewlis), Diana dan Steve berangkat ke garis depan beserta Sameer (Said Taghmaoui), Charlie (Ewen Bremner), dan Chief (Eugene Brave Rock).

Film ini sukses menggambarkan perjalanan seorang Diana menjadi seorang Wonder Woman yang tegar dan kuat. Gal Gadot dengan apiknya berhasil menampilkan berbagai sisi dari Wonder Woman, baik itu sisi naif, humoris, maupun tangguh. Dibesarkan di Themyscira dan menginjak dunia manusia untuk pertama kalinya, banyak sekali pengalaman baru yang diperoleh Diana, dan Gal Gadot menggambarkan rasa ingin tahu Diana dengan sempurna. Selain Gal Gadot, Chris Pine pun tak kalah apiknya. Karakter yang diperankannya memiliki peran yang sangat penting dalam perubahan karakter Diana, dari seorang superhero yang naif menjadi seorang superhero yang tetap memilih untuk melindungi manusia walau tahu keburukan-keburukan yang telah dilakukan manusia. Akhir kata, Wonder Woman merupakan film yang cemerlang dan benar-benar di luar perkiraan. Cerita yang indah dan aksi yang sempurna, sungguh sebuah film yang dapat memberikan kepuasan setelah menontonnya.

Post Author: Escravania

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.