World of Warships Hadirkan Kapal Perang Gadjah Mada dari Indonesia

Game MMO action free-to-play bertema angkatan laut, World of Warships, merilis jaringan teknologi unik mereka yang pertama, dengan meluncurkan kapal perang Pan Asian dari Indonesia, Thailand, Cina, Taiwan, dan Korea Selatan. Meski di Indonesia sendiri jenis game seperti ini masih belum terlalu populer, namun User Wargaming secara global adalah 180 juta user dan khusus untuk game World of Warship, jumlah usernya adalah 25 juta user secara global.

World of Warships, bisa membawa Laikers ke dalam dunia pertempuran laut terdahsyat di abad ke-20, dengan memberikan beberapa jenis kapal tempur yang bisa Laikers kendalikan. Jenis-jenis kapal tempur tersebut termasuk kapal induk, kapal perang yang kuat, kapal perang serbaguna, dan kapal perusak yang ringan dan lincah. Tentunya, setiap kapal perang yang tersedia juga dilengkapi dengan kombinasi unik antara senjata, kecepatan, armor dan daya tahan.

Hisashi Yaginuma,  APAC Publishing Producer dari World of Warship, mengatakan bahwa kapal perang Pan Asian adalah kapal Inggris, Soviet, Amerika dan Jepang dalam satu jaringan teknologi, dengan tiga kapal yang dikepalai oleh Inggris terutama untuk Pan-Asia. Lebih lanjut lagi, Hisashi menyatakan bahwa kapal penghancur Pan Asian akan diluncurkan dengan fitur “tabir asap” yang memiliki waktu isi ulang yang jauh lebih singkat, sehingga kapal dapat mengambil alih kontrol area dengan lebih efisien dan juga bisa mundur dengan mudah. Dengan demikian kapal tersebut cocok digunakan jika baku tembak tidak berhasil. Bisa dipastikan Laikers akan terkesan dengan jumlah muatan dan waktu isi ulang yang singkat.

Tidak hanya itu, kapal perang juga akan dilengkapi dengan torpedo bawah air yang dalam yang bisa menghantam kelas kapal perang lainnya di dalam game. Torpedo ini akan menguntungkan Laikers dalam serangan jarak jauh dan tersembunyi. Selain itu kapal dengan tier lebih tinggi bisa menukar asap dengan radar.

Kapal perang Indonesia, Gadjah Mada, direncanakan akan menjadi salah satu dari sepuluh kapal perusak Pan Asian tahun ini. Pada tahun 1942, kapal Gadjah Mada ditugaskan sebagai kapal penghancur Belanda, Tjerk Hiddes. Setelah itu, kapal penghancur tier 7 ini diakuisisi oleh Indonesia pada tahun 1951.

 

Post Author: Escravania

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.