// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Movie Review

Furious 7 Review

Share

Akhirnya seri ketujuh dari franchise ini diputar juga, baca dulu review ini ya!

Pada cerita Fast and Furious sebelumnya, dikisahkan bahwa Fast Family akhirnya berhasil mengalahkan Owen Shaw. Furious 7 ini mengisahkan kehidupan Fast Family setelah mereka kembali ke Amerika dan ironisnya, menjadi sasaran balas dendam dari kakak Owen Shaw, Deckard Shaw (Jason Statham).

furious01

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya pada alur cerita Tokyo Drift, Han menjadi korban pertama dari keganasan Deckard Shaw. Hobbs yang bekerja sama dengan Fast Family saat membekuk Owen Shaw juga telah diserang dan harus dirawat di rumah sakit. Oleh karena itu, Dom langsung memikirkan cara terbaik untuk mengamankan keluarganya dari bahaya yang akan terus datang. Ketika seorang agen pemerintah bernama Mr. Nobody (Kurt Russel) menawarkan kerjasama untuk membekuk Deckard, diapun langsung mengiyakannya.

Akting para pemain di film ini terasa mengalir dengan begitu alami. Yah, kecuali bagiannya Ronda Rousey dan Tony Jaa sih. Jelas mereka memang dipasang khusus untuk adegan laga dan bukan karena kemampuan aktingnya. Jason Statham cukup meyakinkan sebagai lawan yang menakutkan dan merepotkan Fast Family, tetapi sayangnya karakter Jakande yang diperankan Djimon Hounsou tidak berhasil dikembangkan dengan baik dalam film ini. Salut untuk Kurt Russel, aktingnya terlihat begitu santai, tapi justru berhasil mencuri perhatian kita saat menonton setiap adegan yang menampilkan Mr. Nobody. Akting Vin Diesel dan Paul Walker dalam film ini jelas semakin matang. Cobalah bandingkan akting mereka berdua dalam seri pertama dan seri ketujuh ini. Wih, bagai langit dan bumi.

furious03

Bukan film Fast and Furious jika tidak memperlihatkan banyak adegan kebut-kebutan dan ledakan. Kayaknya sih, film ini termasuk yang memiliki adegan aksi paling seru dan keren dari seluruh serinya. Bagi para penggemar mobil, tidak bisa dipungkiri bahwa untuk mereka, melihat mobil-mobil yang ditampilkan di film ini sama pentingnya dengan melihat akting para aktornya. Untungnya, tim yang menangani hal ini benar-benar mengerti apa yang diinginkan para penonton. Kalian harus melihat sendiri mobil apa saja yang terpilih untuk ditampilkan di sini.

furious02

Banyak orang yang meragukan kemampuan dari James Wan (Saw, Insidious) yang ditunjuk sebagai pengganti Justin Lin sebagai sutradara kali ini. Untungnya, ternyata arahan kreatif dari Wan dirasakan sejalan dengan gaya film-film Fast Furious selama ini, keren luar biasa walaupun jelas tidak masuk akal. Hahaha! Rupa-rupanya, walaupun para karakter dalam film ini berulang kali mengatakan bahwa mobil tidak bisa terbang, sang sutradara sepertinya masih menyangsikan hal tersebut atau bahkan tidak pernah belajar ilmu fisika. Apapun alasannya, yang penting hasilnya berhasil memuaskan para penonton.

Tidak diragukan lagi bahwa bagi para penikmat seri Fast and Furious serta penggemar Paul Walker, nilai terpenting dari film ini terletak pada bagian akhirnya. Semua pihak yang terlibat dalam film ini, mulai dari para aktor, sutradara dan bahkan pihak studio dan produser sangat jelas memiliki ambisi khusus untuk membuat sebuah tribute bagi Paul Walker. Sebuah bukti bahwa memang benar seri ini dibuat dengan sepenuh hati, bukan sekedar mengandalkan aksi laga dan deretan mobil-mobil super keren saja. Mereka mencurahkan hati mereka untuk mengucapkan salam perpisahan terakhir bagi Paul Walker yang berhasil menyentuh hati para penonton. Yup, there’s a lot of manly tears shed at the end of this movie. Saya rasa Paul pun akan tersenyum senang melihat ungkapan cinta dari rekan-rekannya.

Tags:
Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game tapi suka lupa maininnya.

  • 1