Type to search

Share

Ketika Stephen King pertama kali merilis It, pada tahun 1986, dirinya mungkin tidak menyadari bahwa novel horornya yang berkisah mengenai iblis badut yang meneror kota kecil di Maine, Amerika, tersebut menjadi begitu populer. Sebegitu populernya hingga Pennywise the Dancing Clown menorehkan sejarah budaya yang lumayan dalam di hati penggemarnya.

Bukan itu saja, bahkan adaptasi terbaru film It yang disutradarai oleh Andy Muschietti (Mama) berhasil menghidupkan kembali karakter Pennywise the Dancing Clown dengan sangat luar biasa. Bagaikan monster yang menyeringai lebar sebelum memangsa korbannya yang tidak menduga sama sekali.

Musim panas tahun 1989 merupakan musim panas yang paling menyedihkan di Derry, sebuah kota kecil di Maine, Amerika. Satu demi satu anak kecil menghilang dari kota tersebut. Membuat para orang tua dan pihak kepolisian kebingungan. Satu hal yang tidak mereka sadari adalah hadirnya sosok badut misterius yang dapat berubah wujud.

Sebagai satu-satunya kelompok yang menyadari hal tersebut, mau tidak mau kelompok pecundang pun harus menyelidiki dan mencoba untuk menghentikan kutukan badut yang mengerikan itu. Dipimpin oleh Bill (Jaeden Lieberher), kelompok yang terdiri dari Beverly (Sophia Lillis), Ben (Jeremy Ray), Richie (Finn Wolfhard), Stanley (Wyatt Oleff), Eddie (Jack Dylan), dan Mike (Chosen Jacobs), mulai menyusuri terowongan air dan rumah tua untuk memecahkan misteri tersebut.

Dibandingkan dengan film terdahulunya yang dirilis pada tahun 1990, adaptasi terbaru yang disutradarai oleh Muschietti ini terasa lebih dalam dan mencekam. Salah satu perbedaan terbesarnya adalah kesabaran Muschietti dalam memaparkan satu persatu kehidupan setiap anggota kelompok pecundang yang jauh dari sempurna. tentu saja, rasa takut setiap anggota kelompok pecundang pun juga diperlihatkan dengan jelas jauh lebih mencekam. Dalam hal ini penampilan ketujuh bintang cilik yang berperan sebagai anggota kelompok pecundang memang wajib diacungi jempol. Setiap aktor berhasil menjelma menjadi karakter yang diperankan dengan begitu sempurna.

Bagaimana dengan Pennywise the Dancing Clown? Sama dengan penampilan Tim Curry pada tahun 1990, penampilan Bill Skarsgards sebagai Pennywise juga terlihat tanpa cela. Seringai seram yang dilengkapi dengan CGI yang semakin menyempurnakan penampilannya, Pennywise the Dancing Clown benar-benar terlihat sangat fenomenal sekaligus mengerikan.

It telah mulai ditayangkan di bioskop-bioskop Indonesia pada tanggal 6 September 2017. Bagi Laikers yang gemar nonton film horor atau ingin bernostalgia dengan film ini, segeralah pergi ke bioskop terdekat untuk menyaksikan aksi kelompok pecundang melawan Pennywise the Clown.

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.