// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Comic Movie Review

Justice League Review

Share

Setelah penantian yang lumayan panjang, akhirnya film Justice League minggu ini sudah mulai ditayangkan di bioskop-bioskop seluruh Indonesia.

Apakah film ini akan meraih sukses yang lebih besar dari Batman v Superman?

Cerita dalam film ini dimulai langsung setelah cerita dalam Batman v Superman berakhir. Cerita tersebut berakhir saat Superman berhasil mengalahkan Doomsday, dengan harga yang sangat mahal, nyawanya sendiri. Di awal kisah Justice League, terlihat bahwa Batman, yang terinspirasi dengan pengorbanan Superman, mencoba membuat sebuah tim beranggotakan para manusia super alias Metahumans.

Tercatat ada 4 orang metahuman yang dicoba untuk direkrut oleh Batman yaitu Aquaman, Wonder Woman, The Flash, dan Cyborg. Meskipun tidak mudah, akhirnya mereka bersedia bekerjasama setelah menyadari adanya ancaman baru bagi dunia dengan kemunculan tokoh penjahat baru bernama Steppenwolf. Steppenwolf ini berasal dari luar Bumi dan datang dengan tujuan mengambil tiga buah Mother Box yang tersembunyi di Bumi. Dengan kekuatan dari Mother Box itu, Steppenwolf berencana menguasai Bumi dan menjadi salah satu dari New Gods.

Di sinilah kekuatan, ketangkasan, kecerdasan dan kekompakan dari tim jagoan super ini diuji. Steppenwolf ternyata memiliki kekuatan yang jauh melebihi perkiraan Batman dan rekan-rekannya. Tapi seperti biasa, Batman selalu punya rencana! Ingat enggak? Di Batman v Superman, dia pernah mendapatkan sebuah bayangan mengenai pentingnya peranan seseorang dalam mencegah bencana yang akan datang di masa depan. Rupanya, dia berhasil memahami pesan tersebut dan berusaha mencegah masa depan yang hancur dan kelam.  Tapi seperti apakah kisahnya? Wah, itu harus Laikers lihat sendiri!

Walaupun disutradarai oleh Zack Snyder seperti halnya film Man of Steel dan Batman v Superman, penceritaan Justice League terasa jauh lebih ringan dan tidak terlalu kelam. Mungkin hal ini juga terkait dengan keterlibatan Joss Whedon. Meskipun sebelumnya sempat didapuk untuk melakukan beberapa penulisan ulang pada naskah Justice League, Whedon masuk pada proses post-production film ini.

Ia menggantikan Snyder di kala ia mengundurkan diri untuk membenahi urusan keluarga setelah putrinya meninggal dunia. Masuknya Whedon membuat Warner Bros terpaksa menggelontorkan biaya tambahan sebesar 25 juta dollar, jauh lebih besar dari biaya film yang biasanya hanya berkisar 5-6 juta dollar untuk pengambilan adegan ulang. Tetapi sangat sepadan dengan hasil akhirnya.

Seperti biasa, Snyder menghadirkan efek CGI yang solid dan sinematografi yang sangat indah. Beberapa perubahan dan elemen humor yang dibawa oleh Whedon mungkin terlihat berbeda dengan gaya Snyder, tetapi justru membuat film ini terasa lebih ringan dan lebih mudah untuk dinikmati oleh semua kalangan.

Untuk pengembangan karakter para tokoh-tokohnya, jelas bahwa Snyder memiliki pekerjaan rumah tambahan di mana dia harus menceritakan asal muasal dari The Flash, Cyborg, dan Aquaman. Kisah mereka bertiga memang belum pernah diangkat ke layar lebar. Para penikmat komik DC tidak akan memiliki kesulitan untuk memahami latar belakang mereka, tapi tidak demikian halnya bagi penonton dari kalangan awam. Rasanya banyak di antara mereka yang masih akan memiliki pertanyaan tambahan mengenai asal usul tiga metahuman tersebut setelah menonton film ini.

Kombinasi dari kecantikan dan aksi pertarungan Gal Gadot, kemuraman dan keputus-asaan Ray Fisher, serta gaya kepemimpinan dan aura misterius dari Ben Affleck menampilkan sebuah hubungan dalam tim yang meskipun canggung pada awalnya, namun terasa semakin erat sesuai dengan berjalannya waktu. Berbagai kelucuan dari tingkah Ezra Miller dan kekonyolan Jason Momoa turut berperan menambah kesuksesan chemistry dari sebuah tim yang baru saja terbentuk.

Oh ya, kami juga ingin mengingatkan Laikers untuk jangan terburu-buru meninggalkan bioskop karena ada dua adegan tambahan yang ditampilkan setelah credit film usai. Adegan pertama merupakan fan service bagi para penggemar cerita DC, sedangkan adegan kedua berkaitan dengan perkembangan cerita selanjutnya dari DCEU.

Jadi, selamat menonton film Justice League dan menikmati berbagai kejutan di dalamnya ya!

Related Posts
Batgirl Berhasil Mengalahkan Joss Whedon

Batgirl telah berhasil mengalahkan Joss Whedon dengan telak. Hasilnya, kreator dari Buffy the Vampire Slayer Selengkapnya

Tanggapan Gal Gadot akan Tidak Lolosnya Wonder Woman dalam Oscar

Film Wonder Woman merupakan salah satu film yang menuai sukses paling besar pada tahun 2017. Selengkapnya

Wonder Woman Tidak Peroleh Nominasi dalam Oscar

Tahun ini merupakan tahun dimana hampir semua film yang berhasil menang dalam Golden Globe merupakan Selengkapnya

Zachary Levi Ingin Wonder Woman Hadir dalam Shazam!

Shazam! akan mulai diperkenalkan dalam DC Extended Universe pada tahun 2019. Dan Zachary Levi yang Selengkapnya

Tags:
Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game tapi suka lupa maininnya.

  • 1