Type to search

Share

Belakangan ini banyak sekali superhero bertebaran di layar lebar, baik itu dari Marvel Cinematic Universe (MCU), DC Extended Universe, maupun dari franchise X-Men. Terkadang bahkan ide-ide ceritanya dapat dengan mudahditebak dan tidak ada lagi kejutan-kejutan yang berarti. Beberapa produser dan sutradara pun menyadari akan hal tersebut dan berusaha dengan keras untuk menciptakan atau menampilkan sesuatu yang unik untuk membedakan antara film yang satu dengan film lainnya.

Lain halnya dengan Luc Besson. Sutradara asal Perancis yang baru saja meluncurkan film Valerian and the City of a Thousand Planets ini mengkritik genre superhero habis-habisan, terutama Captain Amerika. Sutradara film Fifth Element ini menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak habis pikir kenapa film Captain America bisa diproduksi.

Lebih lanjut lagi, Luc Besson menyatakan bahwa film tersebut diproduksi hanya sebagai propaganda semata. Dimana Amerika menunjukkan kekuatannya dimana-mana. Dan satu-satunya negara yang memiliki tokoh superhero seperti itu hanyalah Amerika. Karena sampai sekarang tidak ada negara lain yang memiliki tokoh superhero dengan nama Captain Brazil atau Captain France.

Melihat dari pernyataannya, tampaknya Luc Besson benar-benar yakin bahwa proyek film Captain America hanyalah merupakan propaganda Amerika belaka. Kata-kata yang dilontarkan oleh Luc Besson termasuk kuat juga, mengingat dirinya juga baru merilis film yang diadaptasi dari novel bergambar, Valerian and the City of a Thousand Planets. Tentu saja film tersebut bukan diadaptasi dari serial komik buatan Marvel atau DC.

Pernyataan Luc Besson tersebut sampai sekarang belum mendapat tanggapan dari pihak Marvel. Dan keberadaan Captain America sendiri masih belum dapat dipastikan setelah film Avengers yang keempat, dimana kontrak Chris Evan dengan pihak Marvel sendiri telah habis. Tapi melihat perkembangan yang terjadi dan karakter-karakter superhero baru yang terus bermunculan, bisa dipastikan kalau perkembangan film superhero tidak akan berhenti begitu saja.

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.