// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

News Techno

Microsoft Menurunkan Tingkat Menyebalkan Upgrade Windows 10

Share

Baru-baru ini Microsoft membayar US$10.000 untuk berdamai dengan seorang wanita California bernama Teri Goldstein. Perkara ini menyeruak ke publik, sejak bisnis travel Teri Goldstein rugi besar karena masalah Windows 10 yang main upgrade sendiri. Microsoft setuju untuk berdamai demi menghindari pertempuran hukum yang berlarut-larut dan menghabiskan banyak biaya. Hari ini, The Verge memberitakan sebuah update yang berasal dari Executive VP Microsoft Windows and Devices, Terry Myerson. Myseron menyebutkan kalau Microsoft melakukan berbagai tweaks untuk layar tampilan feature upgrade Windows 10. Tweaks ini dilakukan demi menanggapi berbagai keluhan yang dilontarkan para pengguna Windows yang merasa kalau tampilan upgrade Windows 10 bikin pusing.

Seharusnya Microsoft melakukan hal ini dari dulu. Sebab di satu titik tombol X (merah) berfungsi sebagai pemberi ijin untuk melakukan upgrade terjadwal. Trik ini sering dipakai oleh malware, boaltware dan crapware, sehingga seharusnya Microsoft tidak melakukannya di Windows 10.

Dengan update terbarunya, Microsoft menambahkan tombol “Decline Free Offer” yang terlihat jelas di tampilan upgrade Windows 10. Tombol “Upgrade Now” masih menjadi tombol utama yang muncul di layar upgrade. Hal ini membuat para pengguna Windows mengira kalau tombol tersebut merupakan satu-satunya tombol yang bisa ditekan, tetapi dengan tambahan decline free offer para pengguna Windows akan sadar kalau dua tombol lainnya bisa ditekan.

Update ini sangat menyenangkan. Mengingatkan kita kalau Microsoft masih peduli dengan pelanggannya. Sayang pihak manjemen masih menggunakan cara-cara agresif di semua tampilan Windows 10.

Tags: