Type to search

Share

Setelah menunggu selama 6 tahun, akhirnya film Musik untuk Cinta dirilis di bioskop pada bulan Maret 2017. Film yang sebenarnya telah rampung pada tahun 2011 ini disutradarai oleh Enison Sinaro dan mengangkat budaya tradisional Cirebon. Tema yang diangkat film ini cukup ringan, yaitu perjalanan hidup anak muda dalam meraih cintanya.

 

Film Musik untuk Cinta berkisah tentang seorang pemuda bernama Cecep (Ian Kasela) yang berasal dari keluarga sederhana di desa Cilimus, Cirebon, Jawa Barat. Akibat dorongan keluarganya agar Cecep cepat berkeluarga membuatnya pergi ke Cirebon untuk mencari seorang pendamping hidup.

Di Cirebon, Cecep terpikat oleh seorang penari cantik yang berasal dari keluarga Keraton Kasepuhan bernama Dewi (Arumi Bachsin).  Cinta Cecep tidak bertepuk tangan sebelah dan diterima oleh Dewi.  Tapi perjalanan kasih mereka tidak mulus. Halangan datang dari Surya (Ferry Ardiansyah), anak juragan besi tua (Kadir), yang sangat ingin mempersunting Dewi. Ditambah lagi ternyata orang tua Dewi (Almarhum Didi Petet dan Niniek L. Karim) tidak setuju dengan hubungan mereka berdua. Untuk membuktikan keseriusannya, Cecep pun pergi menuju Jakarta.

Cerita yang segar dan ringan membuat Musik untuk Cinta dapat dinikmati oleh semua kalangan. Selain itu, film ini juga diwarnai oleh adegan-adegan komedi yang dapat membuat Laikers tertawa. Rasanya tidak akan rugi untuk menikmati film ini di akhir pekan.

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.