// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Movie Review

Overdrive Review

Share

Overdrive merupakan film aksi kebut-kebutan yang disutradarai oleh Antonio Negret (Arrow, The Flash, Legend of Tomorrow, MacGyver Reboot). Awalnya, saat melihat trailer-nya, sempat terpikir bahwa film ini merupakan spin-off dari franchise Fast and Furious. Apalagi saat melihat Michael Brandt dan Derek Haas (duo penulis naskah 2 Fast 2 Furious) bertanggung jawab atas nashkah cerita dalam film ini. Belum lagi bintang utamanya, Scott Eastwood, yang baru-baru ini muncul juga dalam The Fate of The Furious sebagai Eric Reisner. Tapi ternyata Overdrive merupakan film yang sama sekali berbeda daripada franchise Fast and Furious.

 

Andrew (Scott Eastwood) dan Garrett (Freddie Thorp) merupakan saudara tiri yang berniat meneruskan warisan ayah mereka dan menjadi pencuri mobil nomor satu di dunia. Mobil-mobil yang menjadi incaran kakak beradik ini biasanya adalah mobil-mobil mahal yang diproduksi terbatas. Setelah usaha pencurian Bugatti yang berantakan di Marseille, mereka pun menjadi incaran seorang penjahat kejam yang menguasai bisnis kotor di Marseille, Jacomo Morier (Simon Abkarian).

Untuk membebaskan diri dari cengkraman Jacomo Morier, duo kakak beradik ini pun setuju untuk mecuri mobil berharga yang dimiliki oleh Max Klemp (Clemens Schick), yang merupakan saingan abadi Jacomo Morier. Hanya memiliki waktu seminggu, Andrew dan Garrett pun meminta bantuan dari Stephanie (Ana de Armas) dan seorang pencuri cantik, Devin (Gaia Weiss), untuk membantu melaksanakan rencana pencurian tersebut. Berhasilkah mereka mencuri mobil yang ditargetkan dan melepaskan diri dari buruan Jacomo Morier? Simak jawabannya dalam film ini.

Bagi Laikers yang jatuh hati pada franchise Fast and Furious, tidak ada salahnya mencoba menikmati film ini. Bagaimanapun dalam film ini masih ada beberapa elemen yang mengingatkan kita pada franchise yang sangat populer tersebut seperti mobil yang keren, aktor yang menawan, plus adegan aksi kebut-kebutan yang lumayan seru. Sayang sekali, dari segi akting dan interaksi, penampilan keempat bintang utama dalam film ini terasa datar. Anehnya, dua aktor yang berperan sebagai tokoh jahat, Simon Abkarian dan Clemens Schick, malah terlihat lebih bersinar. Memang, film ini mungkin tidak dapat dibandingkan dengan Fast and Furious, tetapi masih lumayan menyenangkan untuk ditonton di bioskop.

Related Posts
The Fate of the Furious Review

Instalasi kedelapan dari franchise The Fast of the Furious ini hadir dengan kombinasi cerita yang Selengkapnya

Review Invisible Man, Teror Seorang Suami Tak Kasat Mata

Film invisible Man ini sebenarnya adalah sebuah adaptasi kesekian kalinya atas buku novel berjudul sama Selengkapnya

Review Brahms: The Boy II, Twist yang Tidak Diharapkan

Di tahun 2016, sebuah film thriller berhasil mengejutkan banyak pihak karena mencuri perhatian berkat jalan Selengkapnya

Review Little Women, Hangatnya Sebuah Hubungan Keluarga

Little Women adalah sebuah kisah pendewasaan diri dari para perempuan keluarga March yang hidup di Selengkapnya

Tags: