// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Review Doctor Sleep

Share

Hampir 40 tahun berlalu sejak film The Shining rilis. Stanley Kubrick membuat film ini berdasarkan novel karya Stephen King yang terbit tahun 1977. Meskipun King telah membuat novel Doctor Sleep pada tahun 2013, butuh beberapa tahun lagi sebelum proyek adaptasi novel tersebut terlaksana.

Setelah mengalami berbagai hal menakutkan saat berada di hotel Overlook bersama ayah dan ibunya, Dan Torrance akhirnya mengalami trauma dan merasa takut dengan kekuatan psikis yang dimilikinya. Dalam film The Shining dan Doctor Sleep, kekuatan tersebut disebut sebagai Shine atau Shining, dan Dan berusaha keras melupakan kekuatannya. Tetapi ia justru terpaksa mengingat kekuatannya sendiri ketika seorang anak perempuan berusia 13 tahun bernama Abra Stone justru berkomunikasi dengannya dengan kekuatannya yang mirip dengan Dan.

Sementara itu, diperkenalkan juga tentang perempuan bernama Rosie the Hat, pemimpin dari sekelompok makhluk berkekuatan hitam yang bernama True Knot. Rose dan kelompoknya hidup seperti makhluk abadi selama mereka memakan uap dari orang-orang yang memiliki kekuatan psikis seperti Dan dan Abra.

Suatu ketika, ketika Rose dan geng True Knot sedang menyiksa dan kemudian membunuh seorang anak kecil demi mendapatkan uapnya, Abra secara tidak sengaja memergoki mereka dengan kemampuannya. Menyadari bahwa ada seseorang yang berhasil mengetahui tentang apa yang mereka lakukan, Rose dan True Knot kemudian berusaha memburu Abra untuk membungkannya dan memangsa uap yang merupakan manifestasi kekuatan shining yang Abra miliki. Segalanya tergantung pada Dan, akankah ia menolong Abra agar bisa lepas dari buruan True Knot, ataukah ia akan tetap acuh terhadap Abra dan bahaya yang mengincarnya?

Dalam The Shining, Stanley Kubrick cenderung mengutamakan kemewahan visual dan membiarkan penonton menarik kesimpulan sendiri dengan tidak memberikan kejelasan tentang beberapa hal. Mike Flanagan justru ingin memberikan jalan cerita yang jelas. Hal ini sangat memuaskan karena saat menonton Doctor Sleep ada beberapa hal dalam The Shining yang menjadi lebih berarti setelah dijelaskan di sekuelnya ini.

Dua tokoh utama dalam film ini, Ewan McGregor dan Rebecca Ferguson menampilkan akting yang sangat memikat, tetapi justru Kyliegh Curran yang sangat mencuri perhatian. Ini adalah filmnya yang kedua dan dia sudah membuktikan kualitas akting yang tak kalah menariknya dengan dua orang tokoh utama lainnya.

Tags:
Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game Steam tapi suka lupa maininnya.

  • 1
Previous Article
Next Article