// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Tags:

Review Enter The Fat Dragon, Polisi Gendut yang Lincah Beraksi

Share

Setelah bulan lalu kita mendapatkan suguhan berupa bagian terakhir dari serial Ip Man, bulan ini kita kembali bertemu dengan Donnie Yen lewat film Enter the Fat Dragon. Film ini sendiri sebenarnya merupakan sebuah remake dari film berjudul sama yang rilis di tahun 1978 dan dibintangi oleh Sammo Hung.

Fallon Zhu (Donnie Yen), adalah seorang perwira polisi yang berdedikasi pada pekerjaannya. Sayangnya, dedikasi yang dimilikinya tidak begitu diterima dengan baik oleh lingkungan sekitarnya, baik itu oleh rekan-rekan sesame polisi, atasannya dan bahkan tunangannya sendiri. Memang, ketika melakukan pengejaran terhadap para pelanggar hukum, Zhu kerap bertindak ekstrim sehingga mengakibatkan banyak kerusakan di mana-mana. Disiplin yang dimilikinya pun kerap menyulitkan anak buahnya yang seringkali terpaksa bekerja lembur. Hal-hal ini mangakibatkan banyak orang mengatakan bahwa Zhu bak seorang Superman.

Suatu hari, di kala Zhu harusnya melakukan foto pra nikah bersama Chloe (Niki Chow), dirinya terjebak di sebuah perampokan bank. Lagi-lagi, keinginannya menghentikan kejahatan dan menangkap para penjahat menyebabkan kerusuhan di berbagai tempat dan membuatnya tidak bisa menghadari sesi foto pra nikahnya sendiri. Walhasil, Zhu akhirnya harus menerima bahwa Chloe meninggalkannya dan dia sendiri dipindah tugaskan ke bagian penyimpanan barang bukti.

Pekerjaan barunya di ruang penyimpanan barang bukti membuatnya stress, kurang banyak bergerak dan semakin banyak jajan makanan. Akibatnya, dalam waktu singkat berat tubuhnya segera naik drastic. Ia tidak lagi seatletis sebelumnya. Suatu saat, Zhu mendapatkan tugas mengantarkan seorang tersangka ke Jepang. Ia sangat bersemangat untuk menjalankan tugas lapangan sekali lagi, tanpa menyangka bahwa akan terlibat dalam sebuah konflik bersama kelompok Yakuza dan juga Chloe secara tidak sengaja.

Film ini merupakan film aksi yang berdurasi 96 menit dan dibalut oleh berbagai elemen komedi. Sayangnya, kebanyakan komedi tersebut adalah slapstick dan komedi tentang orang gendut yang beberapa kali terasa kasar dan stereotipikal. Cerita dalam film ini juga terasa membingungkan dengan dialog yang terasa kurang natural.

Donnie Yen sendiri boleh dibilang adalah satu-satunya faktor penyelamat film ini. Meskipun aksinya terkadang terasa berlebihan atau tidak masuk akal, tetap menyenangkan untuk menontonnya. Apalagi, meskipun bertambah gemuk, Zhu tidak kehilangan kelincahannya, mengingatkan kita pada karakter Bob dari seri game fighting Tekken. Ironisnya, Donnie Yen mengatakan bahwa dia justru kehilangan berat badan ketika menjalani syuting dengan mengenakan pakaian khusus dengan berat 30-40 kg tersebut.

Jika Laikers berencana untuk menonton film ini, sebaiknya jangan berharap mendapatkan hiburan yang berkualitas tinggi. Nikmati saja dengan santai aksi Donnie Yen yang menghibur hati.

Tags:
Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game Steam tapi suka lupa maininnya.

  • 1

You Might also Like