// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Movie Review

Review Film Alita: Battle Angel

Share

Alita: Battle Angel adalah sebuah film ambisius dari James Cameron yang lama tertunda. Proyek ini pertama kali diumumkan tahun 2003, tetapi berbagai hal terus membuat Cameron menunda pembuatan Alita, di antaranya adalah film Avatar (2009).

Kisah ini dimulai saat dr. Ido (Christoph Waltz) menemukan sebuah core cyborg di sebuah tempat pembuangan sampah. Setelah menyadari bahwa core tersebut masih berfungsi, Ido kemudian memberikan sebuah badan baru bagi core tersebut. Cyborg tersebut kemudian diberi nama Alita dan selanjutnya, Ido memutuskan untuk mengajarkan berbagai hal tentang kehidupan padanya, karena Alita tidak dapat mengingat masa lalunya. Curiga bahwa Alita memiliki masa lalu yang cukup kelam, Ido berusaha menjaga agar dia tidak dapat mengingat dirinya yang lama dan memulai kehidupan yang benar-benar baru dan tenang.

Sementara itu, dunia di masa depan benar-benar telah berubah. Sejak kejatuhan kota-kota angkasa yang modern lainnya, kota Zalem merupakan satu satunya kota dengan teknologi tinggi yang tersisa. Menjadi seorang penduduk kota Zalem merupakan sebuah kemewahan yang diinginkan semua orang, dan semua orang di Iron City bekerja untuk dapat memenuhi kebutuhan para penghuni kota Zalem. Di bawah kota Zalem, ada Iron City yang tingkat kriminalitasnya cukup tinggi. Seringkali terjadi kejahatan berupa pembunuhan dan perampokan suku cadang milik para robot dan cyborg yang akan dijual kembali di pasar gelap.

Kita kemudian diperkenalkan dengan Hugo, seorang pemuda yang sering membantu Ido mencarikan suku cadang cyborg dan memiliki ketertarikan dengan Alita. Berbeda dengan Ido yang menjaga agar Alita tidak terpengaruh dengan dunia baru yang keras dan kelam, Hugo justru membantu Alita mengerti seperti apa wujud dunia baru dan juga olah raga masa depan yang menjadi favorit semua orang, Motorball. Banyak orang berlomba-lomba menjadi yang terbaik dalam olah raga ini karena hadiah utama yang begitu menggiurkan. Pemenang utama dari Motorball akan mendapatkan impian semua orang, diangkat menjadi penduduk Zalem!

Perkenalan dengan Hugo juga akhirnya membawa Alita menemukan sebuah misteri baru. Ia menemukan sebuah badan cyborg yang nampaknya sangat cocok untuknya. Malang, Ido menolak keras permintaan Alita untuk dipasangkan ke badan tersebut. Seiring bergulirnya cerita, Alita harus beradaptasi di dunia baru, menemukan masa lalunya, memahami apa yang disembunyikan oleh Ido dan mencari tahu mengapa Hugo sangat mengerti akan dunia hitam Iron City. Sukses atau tidaknya Alita mencari jati dirinya akan menjadi kunci perjalanan hidupnya dan keselamatan teman-temannya.

Alita: Battle Angel berlatar belakang sebuah dunia dystopia dengan sentuhan cyberpunk. Perkenalan dengan dunia ini terasa cukup memuaskan dan dunianya berhasil digambarkan dengan cukup meyakinkan. Sayangnya, hal tersebut tidak disertai dengan cerita dan dialog yang baik. Beberapa dialog terasa kurang matang atau bahkan asal jadi. Bahkan ketika Vector mengutip John Milton, penyampaiannya tidak terasa meyakinkan, lebih terasa seperti seorang remaja yang mengutip kata-kata seorang idolanya agar terdengar keren saja.

Robert Rodriguez sebagai sutradara film ini cukup memerhatikan sisi laga dari film ini. Ada beberapa adegan laga yang mendapatkan porsi besar, seperti adegan perkelahian di bar, pertarungan pertama Alita dan tentu saja pertandingan Motorball. Kami rasa adegan-adegan tersebut sangat impresif dan patut ditonton di layar besar dengan kualitas gambar yang jernih dan detail seperti Imax. Akan lebih baik lagi dengan efek 3D tentunya.

Related Posts
Review Film Toy Story 4

Toy Story pertama kali dirilis pada tahun 1995. Kini, ketika Toy Story 4 dirilis 24 Selengkapnya

Review Film Five Feet Apart

Film ini mengisahkan sepenggal kehidupan yang dilalui oleh Stella Grant. Untuk remaja seumurannya, adalah suatu Selengkapnya

Review Film Upside

Phillip Lacasse (Bryan Cranston), adalah seorang pebisnis kaya raya yang mengalami kelumpuhan dari bagian leher Selengkapnya

Review Film How to Train Your Dragon The Hidden World

Dalam seri ketiga ini, Hiccup sudah semakin beranjak dewasa dan menjadi pemimpin desanya, Berk. Bersama Selengkapnya

Tags:
Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game tapi suka lupa maininnya.

  • 1