// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Tags:

Review Film Angry Birds The Movie 2

Share

Membuat sebuah film dari video game merupakan hal yang susah susah gampang. Apalagi jika diangkat dari video game yang tidak memiliki jalan cerita yang solid seperti Angry Birds ini. Jadi, bagaimana hasilnya?

Dalam dunia Angry Birds, dikisahkan adanya dua pulau yang para penghuninya selalu bertikai. Di satu pulau, bermukim para burung yang tak bisa terbang sementara di pulau lainnya, ada gerombolan babi hijau. Tiba-tiba, muncullah pulau ketiga di film ini. Eagle Island dipimpin oleh seekor burung elang bernama Zeta. Tanpa diketahui apa penyebabnya, para penghuni Eagle Island ini seringkali menyerang kelompok burung dan babi dengan lemparan bola bola es.

Untuk menghadapi serangan-serangan dari Eagle Island, jagoan dari kelompok burung, Red, dan pemimpin babi, Leonard, akhirnya setuju untuk bekerjasama. Mereka segera membentuk pasukan dan pergi mendatangi Eagle Island. Nah, sesampainya mereka di markas musuh, saat itu juga film ini berubah dari semacam animasi laga menjadi komedi penuh. Berbagai hal yang terjadi benar-benar disajikan selucu mungkin tanpa terlalu memperhitungkan logika demi memancing tawa para penontonnya.

Tanpa mengutamakan segi artistik, sudah jelas kiranya bahwa Angry Birds The Movie 2 ditujukan untuk memancing tawa dari para penonton yang utamanya adalah anak-anak kecil yang memainkan gamenya. Berbagai lelucon dan komedi di sini juga tidak memerlukan kita berpikir sama sekali. Formula yang sama telah sukses diterapkan pada prekuelnya, tetapi untuk film ini, nampaknya cara tersebut jauh lebih sukses lagi.

Angry Birds The Movie 2 dipastikan akan membuat anak-anak tertawa. Sebagai bonusnya, orang tua atau kakak yang bertugas mengantar anak-anak ini juga masih bisa merasa terhibur ketika menonton film ini.

Tags:
Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game Steam tapi suka lupa maininnya.

  • 1

You Might also Like