// Replace with first Tag Manager code

Type to search

Tags: ,

Review Film Bloodshot, Aksi Eks Tentara Sekuat Terminator

Share

Bloodshot adalah sebuah film aksi yang merupakan hasil adaptasi dari komik superhero terbitan Valiant Comics yang sempat ngetop di era tahun 90-an. Vin Diesel berperan sebagai Ray Garrison seorang tentara yang diperkenalkan lewat sebuah misi pembebasan sandera. Tidak berapa lama, Ray dan istrinya mengalami nasib buruk dan dihabisi oleh seorang teroris. Lucunya, mereka berdua mati sebelum film benar-benar dimulai. Lho, jagoannya kok mati di awal film?

Rupanya, Ray kemudian dihidupkan kembali oleh Dr. Emil Harting yang diperankan oleh Guy Pearce. Dia bahkan mendapatkan kekuatan baru berupa ribuan nanite dalam darahnya. Nanite adalah robot-robot seukuran mikroskopik yang mampu memperbaiki setiap sel tubuhnya dan memperkuat dirinya. Sampai di sini, jalan cerita rasanya sudah bisa diprediksi. Kematiannya dan istrinya mendorong Ray untuk mencari pembunuh mereka untuk membalas dendam.

Tetapi, berbeda dari film dengan tema cerita balas dendam biasanya, kisah Bloodshot justru mengalami perubahan cerita yang unik. Ray akhirnya mengetahui bahwa nasibnya dan istrinya tidak seperti yang dia kira sebelumnya. Hal tersebut mendorongnya untuk mengetahui seperti apa rencana Dr. Harting yang sesungguhnya dan seperti apa perannya dalam rencana besar tersebut.

Dari awal, sudah tersebar kabar bahwa Vin Diesel memang sangat ingin memerankan tokoh utama dalam film ini. Dia cukup berhasil menghidupkan karakter Ray Garrison, seorang tentara dengan kemampuan bagaikan Terminator menjadi seorang karakter jagoan yang cukup memiliki hati yang lembut, walaupun dengan badan seperti gumpalan otot dan suara bagaikan orang yang sudah berbulan-bulan lupa seperti apa rasanya air.

Selain Diesel, Guy Pearce juga membawa nuansa yang cukup menarik dalam film ini. Penampilan Eiza Gonzales yang berperan sebagai KT, asisten kepercayaan Harting cukup mengesankan, tetapi adegan-adegan yang menampilkan Wilfred Wiggans (Lamorne Morris) adalah adegan-adegan paling menarik sepanjang film ini. Morris benar-benar menjadi seorang pencuri perhatian yang kemunculannya paling ditunggu dalam setiap adegan.

Film ini benar-benar sebuah film laga yang cocok bagi actor macam Vin Diesel. Penuh dengan adegan aksi yang seru sekaligus enggak masuk akal, penonton akan terus menerus diingatkan untuk menikmati film ini tanpa perlu susah payah menggunakan logika. Nikmati saja tanpa perlu banyak bertanya-tanya, Laikers!

Tags:
Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game tapi suka lupa maininnya.

  • 1