// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Movie Review

Review Film Child’s Play

Share

Child’s Play adalah sebuah remake dari film berjudul sama yang dirilis tahun 1988. Tentu saja ada beberapa perubahan yang dimaksudkan untuk mengikuti perkembangan jaman.

Film ini dimulai pada suatu masa di mana boneka favorit anak-anak adalah Buddi. Buddi adalah sebuah boneka yang memiliki AI sendiri, bertugas menemani anak-anak agar tidak merasa kesepian dan selalu memiliki teman, kapanpun mereka butuhkan. Sementara itu, nun jauh di Vietnam, tepatnya di pabrik boneka Buddi ini, seorang buruh yang sedang bekerja di pabrik mainan yang sangat tidak meyakinkan baru saja terkena PHK karena sering melamun saat bekerja. Dibakar rasa dendam, Pekerja tersebut menyabotase boneka yang sedang ia kerjakan dengan memrogram chipnya menjadi penuh kekerasan tanpa pengamanan apapun.

Singkat cerita, boneka cacat produk ini kemudian sampai di tangan Andy, seorang anak yang baru saja pindah ke rumah baru bersama ibunya, Karen. Mereka kemudian menamakan boneka tersebut Chucky. Chucky ternyata menyukai kekerasan. Dalam waktu singkat ia sudah membunuh kucing milik Andy dan pacar ibunya, Sean. Teman-teman baru Andy pada awalnya tidak percaya bahwa Chuckylah yang melakukan berbagai kekerasan dan menuduh justru Andy yang mencari gara-gara dengan mereka. Ketika bermunculan bukti-bukti tak terbantahkan bahwa Chucky adalah bonek yang berbahaya, Andy dan teman-temannya bertekah untuk menghentikan Chucky, apapun taruhannya.

Melihat akting dari Gabriel Bateman, pemeran Andy sungguh sangat menyenangkan. Dia berhasil menghidupkan Andy sebagai karakter anak-anak yang masih tergantung pada orangtua, tetapi kadang frustrasi karena Karen dan teman-temannya tidak ada yang memercayai ceritanya tentang ulah Chucky. Karen yang diperankan oleh Aubrey Plaza juga terlihat sangat bagus, kadang naif, kadang terlihat sangat menyayangi anaknya. Tentu saja kalimat ajaibnya adalah “Aku memiliki masa produktif di usia 16 tahun”, sangat menjelaskan karakter yang diperankannya.

Chucky versi 1988 adalah sebuah boneka yang dirasuki oleh arwah seorang pembunuh berantai, sementara versi 2019 ini digambarkan sebagai mainan mutakhir dengan kecacatan pada masa produksinya. Chucky yang memiliki karakter polos, naif tapi kejam luar biasa menjadi begitu hidup karena disulihsuarakan oleh Mark Hamill yang legendaris.

Jangan lewatkan Child’s Play! Tonton filmnya di bioskop yang ada di kotamu sekarang juga.

Related Posts
Review Invisible Man, Teror Seorang Suami Tak Kasat Mata

Film invisible Man ini sebenarnya adalah sebuah adaptasi kesekian kalinya atas buku novel berjudul sama Selengkapnya

Review Film Curse of the Weeping Woman

The Curse of the Weeping Woman berlatarbelakang kota Los Angeles tahun 70-an. Petugas social Anna Selengkapnya

Review Truth or Dare

Dalam film Truth or Dare, sutradara Jeff Wadlow mengkombinasikan permainan yang biasanya dimainkan oleh para Selengkapnya

The Conjuring 2: Lebih Menyeramkan Daripada Prekuelnya

Pada tahun 2013, para penggemar film horor dikejutkan dengan dirilisnya The Conjuring yang disutradarai dengan Selengkapnya

Tags:
Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game tapi suka lupa maininnya.

  • 1