// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Movie Review

Review Film Dark Phoenix

Share

Dark Phoenix ini adalah film X-Men terakhir yang dibuat oleh Fox sebelum hak mereka atas franchise X-Men berakhir. Sesuai dengan judulnya, kali ini para mutan yang tergabung dalam kelompok X-Men harus berjuang menghadapi salah satu musuh terkuat mereka dan sekaligus rekan satu tim mereka sendiri, Jean Grey.

Dikisahkan bahwa dalam salah satu misi mereka, X-Men pergi ke luar angkasa untuk menyelamatkan para astronaut yang sedang dalam bahaya. Malang tak dapat ditolak dan dalam misi tersebut Jean Grey mengalami kecelakaan fatal. Ajaibnya, ia berhasil selamat dan sebaliknya, kekuatannya justru semakin meningkat. Karena kekuatannya terus meningkat, Jean Grey akhirnya justru berhasil membuka sebuah rahasia dari masa kecilnya, sebuah fakta yang selama ini ditutupi oleh professor Xavier.

Merasa kecewa dengan sang professor, Jean Grey melarikan diri dari sekolah mutan. Ketika rekan-rekannya berusaha mengejar dan membujuknya untuk kembali, sebuah kecelakaan terjadi. Jean Grey yang kehilangan kendali atas kekuatannya tanpa sengaja membunuh salah satu anggota X-Men. Ia kemudian berusaha mencari Magneto untuk meminta perlindungannya. Sialnya, ketika Magneto mengetahui bahwa Grey telah membunuh seorang mutan, dia pun berbalik mengejar Grey untuk membunuhnya.

Situasi bertambah kacau karena kemudian muncul sekelompok alien yang memburu Grey dengan maksud menggunakan kekuatan barunya untuk kepentingan mereka sendiri. Diburu oleh kelompok X-Men, Magneto dan alien sekaligus, bagaimanakah nasib Jean Grey selanjutnya? Apakah X-Men harus membela dan melindungi Jean Grey, atau menangkap dan menghukumnya?

Film ini mengadaptasi komik Dark Phoenix saga yang dibuat oleh Chris Claremont dan John Byrne pada tahun 1980. Meskipun tidak sebagus film X2 ataupun First Class, sebenarnya Dark Phoenix masih cukup mengasyikkan untuk ditonton, apalagi jika Laikers memang sebelumnya sudah mengikuti petualangan para X-Men versi layar lebar.

Dihiasi oleh deretan aktor kawakan seperti James McAvoy, Michael Fassbender, dan Jennifer Lawrence, dari segi akting, film ini sama sekali tidak mengecewakan. Sepertinya kelemahan dari film ini justru terletak pada kinerja Simon Kinberg selaku penulis dan sutradaranya. Meskipun memiliki banyak pengalaman sebagai produser dan penulis naskah, jelas ia masih memiliki kekurangan dari segi visi dan pengalaman sebagai sutradara, apalagi untuk genre film superhero.

Di bawah arahan Kinberg, berbagai adegan aksi di sini meskipun memang terlihat seru, tidak memiliki sesuatu hal yang membuatnya terkesan mencekam atau mendebarkan. Begitupun pada bagian penutup film ini. sebagai akhir dari satu serial panjang petualangan X-Men Bersama Fox, banyak penggemar yang mengharapkan penutup yang memuaskan dan layak diingat. Sayangnya, film ini diakhiri dengan sebuah akhir yang sangat sederhana.

Film Dark Phoenix saat ini mulai diputar di berbagai bioskop di Indonesia. Jika kalian menyukai genre superhero ataupun petualangan para X-Men, jangan sampai melewatkan film ini ya!

Related Posts
Dapatkan 20 Komik Premium Secara Gratis dari Comixology

Laikers, saat ini, dunia sedang dilanda sebuah pandemik yang bernama Virus Korona. Untuk jangka waktu Selengkapnya

Teaser Komik X-Force Baru dari Marvel

Marvel Comics telah merilis teaser dari komik mereka yang berikutnya, X-Force #1. Cerita ini menampilkan Selengkapnya

Review Film Avengers Endgame

Setelah menunggu selama satu tahun, akhirnya kita bisa menikmati bagian akhir dari Infinity Saga. Sebelumnya, Selengkapnya

Review Film Venom

Venom adalah sebuah karakter komik ciptaan Todd McFarlane dan David Michelinie. Karakter Marvel yang satu Selengkapnya

Tags:
Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game tapi suka lupa maininnya.

  • 1