// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Movie Review

Review Film Dora and The Lost City of Gold

Share

Sekarang ini, hampir semua kekayaan intelektual pada akhirnya dibuatkan versi film layar lebarnya. Begitu pula dengan serial animasi Dora the Explorer.

Cerita dibuka dengan adegan Dora kecil yang menikmati kehidupannya di tengah hutan dengan ayah (Michael Pena) dan ibunya (Eva Longoria). Ketika Dora berusia 7 tahun, sepupunya Diego yang berusia 8 tahun harus pergi meninggalkan kehidupan di hutan untuk berkumpul Bersama keluarganya di Los Angeles sementara Dora dan keluarganya terus mencari petunjuk mengenai keberadaan kota Inca yang hilang, Parapata.

Sepuluh tahun kemudian, orangtua Dora menemukan petunjuk tambahan mengenai kota Parapata dan memutuskan untuk mengirim Dora bersekolah di kota bersama Diego. Di kota, Dora bertemu teman-teman baru seperti Sammy dan Randy. Pada suatu hari, di tengah karyawisata ke museum, Dora dan teman-temannya dijebak dan dibawa ke Peru. Di sana, mereka dibebaskan oleh Alejandro, seorang pria yang mengaku sebagai teman dari orangtua Dora. Alejandro mengatakan bahwa orangtua Dora telah disekap oleh para pemburu harta yang mengincar harta Parapata, dan bahwa mereka harus menemukan dan menyelamatkan orangtuanya. Petualangan mereka pun segera dimulai dan banyak hal-hal yang menarik, seru, dan menggelikan terjadi secara beruntun.

Para pembuat film ini mungkin agak sulit mencari pemeran dora di usia 7 tahun seperti animasi aslinya atau mengembangkan cerita untuk karakter usia itu. Karena itu, mereka berimprovisasi dengan menulis cerita untuk karakter Dora usia remaja yang sudah di bangku SMA. Dan mereka memilih aktris yang tepat untuk peran Dora yaitu Isabela Moner.

Moner berhasil menghidupkan karakter Dora remaja persis seperti karakter Dora kecil yang diingat para penggemarnya. Sutradara James Bobin dan penulis naskah Nicholas Stoller juga berhasil menyisipkan beberapa momen unik dari serial animasi aslinya seperti kebiasaan Dora untuk menembus dinding keempat dengan bertanya pada para penonton. Bedanya, para tokoh lain yang menyaksikan Dora melakukan hal tersebut kemudian bertanya-tanya sendiri, apa yang telah dia lakukan dan menganggap hal tersebut sebagai kebiasaan dia yang aneh. Hal seperti inilah yang berhasil mempertahankan benang merah antara The Lost City of Gold dengan serial animasi aslinya dan menambah kelucuan dari film ini.

Dora and the Lost City of Gold sedang diputar di bioskop-bioskop kota anda. Jangan sampai terlewatkan ya!

Tags:
Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game tapi suka lupa maininnya.

  • 1