// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Tags:

Review Film Godzilla: King of the Monsters

Share

Setelah menunggu selama lima tahun, akhirnya kita bisa menyaksikan kembali aksi Godzilla di layar lebar, kali ini ditemani monster-monster lain yang sudah lama dikenal seperti Ghidorah, Rodan dan Mothra. Bagaimanakah hasilnya? Simak terus artikel ini.


Pada Godzilla (2014), kita sudah menyaksikan bagaimana Godzilla terbangun dari tidur panjangnya ketika muncul titan Muto yang mengawali debutnya dalam Monsterverse. Setelah berhasil mengalahkan Muto, Godzilla pun kembali menghilang dan kemungkinan kembali dengan tidur panjangnya. Manusia yang baru menyadari tentang keberadaan para titan merasa terancam dan berusaha mencari cara untuk mencari dan mempelajari mereka. Organisasi bernama Monarch yang sebelumnya sudah diperkenalkan di tahun 2014, kembali menjadi bagian penting di film ini.

Ilmuwan Mark dan Emma Russel (Kyle Chandler dan Vera Farmiga) yang kehilangan putra mereka di tahun 2014 menghadapi kehilangan mereka dengan cara yang berbeda. Mark memilih bermabuk-mabukan dan kemudian menghabiskan waktunya meneliti perilaku binatang di alam liar. Sementara Emma terobsesi mencari cara untuk berkomunikasi dengan para titan. Perpecahan antara mereka juga memberi dampak langsung bagi Madison (Millie Bobby Brown) yang tinggal dengan ibunya.

Tokoh lain yang kembali muncul di film ini adalah Dr. Serizawa (Ken Watanabe) dan Dr. Graham (Sally Hawkins). Di sini Serizawa tidak sekedar menjadi salah satu peneliti Godzilla, tetapi juga berperan memberi penjelasan bagi Mark (dan tentunya para penonton) tentang perilaku Godzilla dan mitosnya. Hal ini sangat penting artinya ketika Mark berusaha mencari istri dan anaknya yang hilang diculik kelompok teroris lingkungan hidup yang ingin mengendalikan para titan.

Dengan bekal pengalaman sebagai sutradara film horror, Michael Dougherty (Trick R Treat, Krampus) memantapkan dirinya sebagai sutradara sekuel untuk Monsterverse milik Warner (Godzilla, Skull Island). Godzilla King of the Monsters menyuguhkan alur cerita sebuah drama keluarga sebagai benang merah perburuan para monster di seluruh dunia. Hal ini memang sudah menjadi salah satu cara tradisional untuk membangun cerita yang utuh dalam sebuah film tentang monster-monster yang seakan tidak memiliki tujuan yang jelas ataupun perilaku yang koheren. Cukuplah untuk membuat film ini memiliki alur yang lumayan bisa dimengerti.

Dengan film dengan tema monster seperti ini, tentunya yang dicari oleh para penonton adalah para monster dan aksi yang mereka lakukan. Para pembuat film ini sangat mengerti hal itu dan mereka memberikan hasil yang sangat memuaskan. Sesuai dengan perkenalan yang ditampilkan pada Godzilla (2014), monster-monster yang dimunculkan kali ini adalah Ghidorah, Mothra dan Rodan. Segala bentuk pujian patut dilayangkan ke tim pembuat film ini yang berhasil membuat semua monster yang ada tampil begitu dahsyat dengan kemunculan yang begitu megah.

Godzilla: King of the Monsters saat ini sedang tayang di bioskop. Tontonlah film ini dengan layar terbesar yang bisa Laikers temukan untuk bisa menonton film ini sepuas mungkin.

Tags:
Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game Steam tapi suka lupa maininnya.

  • 1

You Might also Like