// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Review Film Shazam!

Share

Seorang anak bernama Billy Batson (Asher Angel), berulang kali melarikan diri dari rumah asuh karena berusaha mencari ibunya. Billy yakin bahwa sejak dirinya terpisah dari ibunya di sebuah pasar raya, ibunya masih terus berusaha mencari dirinya, sama seperti dirinya yang mencari ibunya.

Karena sering melarikan diri, orang tua yang mengasuhnya seringkali langsung menyerahkan Billy kembali ke sistem asuh dan itulah yang membuatnya bertemu dengan Victor (Cooper Andrews) dan Rosa Vasquez (Marta Milans). Mereka adalah mengelola kelompok anak asuh yang terdiri dari Freddy ((Jack Dylan Grazer), Darla (Faithe Herman), Mary (Grace Fulton), Eugene (Ian Chen), dan Pedro (Jovan Armand). Billy yang masih berusaha melarikan diri akhirnya malah bertemu dengan Shazam sang penyihir. Menurut Shazam, Billy adalah seorang pemuda unggulan yang layak mendapatkan kekuatan super. Jadi, dengan mengucapkan kata Shazam!, Billy akan berubah menjadi Shazam (Zachary Levi) pria dewasa dengan kekuatan super.

Billy, dalam wujud pria dewasa berkostum merah dan jubah putih akhirnya pulang dan meminta bantuan dari Freddy yang lebih paham mengenai hal tersebut karena menyukai hal-hal yang berhubungan dengan superhero. Mereka berdua akhirnya membuat serangkaian percobaan untuk mengetahui apa saja kekuatan super yang dimiliki oleh Shazam. Sayangnya, dengan kekuatan barunya, Billy malahan bertindak sesukanya, dari membobol mesin minuman kaleng, sampai mengamen dengan menunjukkan kekuatan petirnya.

Kesenangannya segera berubah ketika Dr. Sivana muncul dan langsung menyerangnya. Dr. Sivana adalah seorang calon pewaris kekuatan Shazam yang lain tetapi kemudian dianggap tidak pantas menjadi sang pewaris. Karena dendam, ia malah mengumpulkan kekuatan dari 7 iblis yang harusnya dijaga oleh penerus Shazam. Dibantu saudara-saudara angkatnya, Billy harus membereskan ulahnya dan mulai bertanggung jawab dengan mencegah Dr Sivana mengacaukan segalanya.

Billy lebih menarik untuk ditonton karena sebenarnya ia adalah anak biasa yang kemudian memperoleh kekuatan secara tidak sengaja. Rasa tanggung jawabnya juga mulai bertumbuh perlahan, layaknya seorang anak kecil yang memiliki mainan baru. Selain itu, akting Zachary Levi sebagai Shazam sungguh menarik. Meskipun memiliki tubuh orang dewasa, memang Billy sebenarnya adalah anak berusia belasan tahun yang masih suka bermain-main.

Sebagai sebuah film superhero, Shazam berhasil mempersembahkan sebuah tontonan yang menyenangkan, mengingatkan kita mengapa kita suka menonton film superhero. Ini benar-benar sebuah arah yang baik bagi DC Extended Universe.

Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game Steam tapi suka lupa maininnya.

  • 1