// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Movie Review

Review Film Smallfoot

Share

Dalam film ini, dikisahkan ada sebuah perkampungan yeti yang dipimpin oleh Stonekeeper, seorang yeti yang juga menjadi pengajar para yeti berdasarkan berbagai peraturan yang tertulis di batu. Pesan utama yang diajarkan oleh Stonekeeper adalah bagaimana caranya menjadi bahagia, tidak usah banyak tanya dan kalau ada hal yang ingin ditanyakan, tunda sampai hal tersebut terlupakan. Migo, adalah yeti yang merasa curiga dengan keberadaan Smallfoot (manusia). Suatu saat ia melihat sebuah pesawat yang mendarat darurat tanpa mengerti benda apa itu. Dia menyelidikinya dan menemukan jejak manusia.

Migo kemudian kembali untuk mengabarkan penemuannya tetapi malahan dihukum oleh Stonekeeper, diusir dari desanya. Migo yakin pada apa yang dia lihat sendiri dan bermaksud membuktikan keberadaan manusia. Migo berkenalan dengan empat yeti lain yang memiliki maksud sama, membuktikan keberadaan manusia. Pemimpin mereka adalah Meechee, dan Bersama-sama, mereka memulai misi membuktikan adanya Smalfoot pada para penghuni desa yeti lainnya.

Selain itu, ada karakter manusia lain yaitu Percy dan Brenda. Mereka adalah pembawa acara televisi yang sedang bingung mencari cara menaikkan rating acara televisi mereka. Percy bahkan meminta Brenda untuk berpura-pura menjadi Yeti yang belum pernah dilihat manusia sebelumnya. Brenda menolak dan mengingatkan Percy akan pentingnya integritas jurnalistik dan nilai kesadaran.

Ketika Migo akhirnya bertemu dengan Percy. Migo sangat tertarik dengan Percy, sementara Percy justru ketakutan bertemu dengan Migo. Mereka akhirnya belajar berkomunikasi dengan cara Bahasa isyarat. Migo akhirnya membawa Percy kembali ke desa yeti. Malangnya, Stonekeeper tetap bersikeras bahwa tidak ada Smallfoot di dunia.

 Film ini menarik karena meskipun memiliki tampilan sebagai film animasi, pesan yang disampaikan sangat jelas. Manusia dan Yeti yang sama-sama tidak mengerti dan mengetahui keberadaan satu sama lain memiliki rasa takut dan keingintahuan yang sama. Hal-hal tersebut hanya bisa terpecahkan dengan komunikasi dan mempelajari pihak lainnya. Pesan yang sederhana tapi teramat penting untuk disampaikan di jaman sekarang.

Related Posts
Review Film Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald

Setelah seri Harry Potter selesai, kita akhirnya kembali pada dunia sihir ciptaan JK Rowling melalui Selengkapnya

Review Film Overlord

Tidak seperti biasanya, sebuah film dirilis dengan begitu sedikit promo atau cerita tentang latar belakang Selengkapnya

Review Film Mara

Berdasarkan cerita-cerita dari orang tua, ketindihan adalah kondisi di mana sebuah kekuatan atau makhluk gaib Selengkapnya

Review Film Bohemian Rhapsody

Bohemian Rhapsody adalah sebuah biopic tentang Freddie Mercury, vokalis dari band legendaris Queen. Proses pembuatan Selengkapnya

Tags:
Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game tapi suka lupa maininnya.

  • 1