// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Review Film Terminator: Dark Fate

Share

Setelah lebih dari 20 tahun sejak Linda Hamilton berperan sebagai Sarah Connor di Terminator 2: Judgment Day. Kali ini, ketika James Cameron kembali memegang kendali untuk pembuatan Terminator: Dark Fate, Hamilton kembali untuk menghajar sosok Terminator yang baru. Apalagi yang ditawarkan oleh James Cameron di Terminator: Dark Fate ini?

Tahun 1998, setelah berhasil mencegah rencana Skynet dan pembantaian umat manusia di masa depan, Sarah Connor hidup nomaden bersama anaknya, John Connor. Tidak disangka, sangka, sebuah Terminator berhasil melacak mereka dan membunuh John Connor. Cerita kemudian berpindah ke tahun 2020, di mana seorang gadis muda bernama Daniella Ramos (Natalia Reyes) tiba-tiba diburu oleh Terminator jenis Rev-9 (Gabriel Luna). Terminator Rev-9 ini memiliki kemampuan mengerikan yang belum pernah terlihat di film-film Terminator sebelumnya yaitu membagi dirinya menjadi dua bagian yang bisa bergerak secara mandiri dan membasmi siapapun yang menghalanginya.

Untungnya, Dani tidak berjuang sendirian, pihak Resistance dari masa depan mengutus Grace (Mackenzie Davis) untuk melindungi Dani. Grace sendiri adalah seorang manusia yang telah diubah menjadi cyborg dengan kemampuan tempur berkali-kali lipat dari manusia biasa, tetapi masih memiliki keterbatasannya sendiri. Ketika Dani dan Grace terdesak, mereka mendapatkan pertolongan dari Sarah yang selalu mendapatkan info di mana Terminator berikutnya akan muncul. Meskipun sempat bersitegang pada awalnya, Sarah dan Grace kemudian setuju untuk bekerja sama demi melindungi Dani.

Mereka pun mencari bantuan dari pihak misterius yang selalu mengirimkan info kepada Sarah. Sarah terkejut karena ternyata Terminator T-800 (Arnold Schwarzenegger) yang membunuh John adalah orangnya. Akhirnya, bersama-sama, mereka kemudian mencari cara untuk menjebak dan menghancurkan Terminator Rev-9 untuk selama-lamanya.

Setelah tiga buah sekuel dari Terminator 2: Judgment Day seakan terjebak dengan alur cerita John Connor sebagai penghancur Skynet dan penyelamat manusia, James Cameron yang kembali memegang kendali atas Terminator memutuskan untuk membuat gebrakan. Mungkin karena tidak puas dengan pengembangan karakter John Connor, Cameron memutuskan untuk membunuh karakter tersebut dan menghapus tiga film Terminator yaitu Rise of the Machines, Salvation dan Genisys dari kanon. Terminator: Dark Fate ini diletakkan Cameron sebagai sekuel langsung setelah Terminator 2: Judgment Day dengan jalan cerita baru yang memperkenalkan karakter Daniella Ramos dan kelompok musuh baru dari masa depan yang bernama Legion sebagai pengganti Skynet.

Kemunculan kembali Linda Hamilton sebagai Sarah Connor adalah kejutan paling menarik dari Terminator: Dark Fate selain keterlibatan James Cameron. Untungnya, karakter Sarah dibuat dengan lebih menarik, semakin tangguh dan diperankan dengan sangat baik oleh Linda Hamilton. Konflik antara Sarah dan T-800 diberikan porsi yang cukup untuk menggerakkan jalan cerita meskipun latar cerita T-800 di jaman ini terasa kurang meyakinkan dan terkesan dipaksakan.

Gabriel Luna yang memerankan Terminator Rev-9 memberikan akting yang menarik. Sebagai Terminator jenis baru, dia bisa memperlihatkan akting yang berbeda ketika berperan sebagai manusia yang sedang mencari info dan melacak buruannya, lalu memberikan sosok Terminator yang buas dan tak kenal ampun ketika sedang memburu mangsanya. Sebagai lawannya, Mackenzie Davis juga memperlihatkan sosok pelindung yang akan melakukan segalanya untuk melindungi Dani. Karakter Grace semakin menarik ketika hubungan antara Dani dan Grace di masa depan akhirnya terungkap. Akan sangat menarik jika kita akan kembali melihat kemunculan karakter Grace dan Dani di film-film Terminator berikutnya.

Minggu ini Terminator: Dark Fate akan ditayangkan di berbagai bioskop, pastikan untuk menonton film ini karena inilah film Terminator terbaik setelah Terminator 2: Judgment Day.

Tags:
Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game Steam tapi suka lupa maininnya.

  • 1