// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Movie Review

Review Godzilla vs Kong, Siapakah Pemenangnya?

Share

Akhirnya, setelah menanti selama hampir dua tahun Sejak Godzilla King of the Monsters, kita bisa kembali menikmati serunya dunia MonsterVerse.

Tiga tahun telah berlalu sejak peristiwa di King of the Monsters dan dunia nampaknya sudah menjalani masa-masa damai. Suatu ketika kedamaian kembali terkoyak ketika Godzilla sekonyong-konyong muncul dan memporak-porandakan komplek Apex Cybernetics. Bernie Hayes, seorang podcaster yang juga menggemari teori konspirasi tengah menyelidiki Apex Cybernetics. Ia curiga bahwa sebuah obyek misterius menjadi penyebab Godzilla mengamuk, tetapi sebelum ia berhasil mengetahui obyek tersebut lebih lanjut, ia harus menyelamatkan diri dari tempat tersebut.

Di tempat lain, Kong yang rupanya sudah dievakuasi dari Skull Island rupanya semakin bertambah besar besar dan akan segera tumbuh melebihi tempat suakanya. Peniliti Ilene Andrews mencemaskan hal tersebut dan dibantu oleh anak angkatnya Jia, ia terus mengupayakan perpindahan Kong ke rumah yang lebih cocok untuknya. Jia sendiri adalah seorang gadis kecil dari suku Iwi yang bisu, tetapi justru bisa berkomunikasi dengan Kong.

Kembali ke Apex Cybernetics, CEO Walter Mills sedang mencari sumber energi besar yang dia yakini berada di tengah-tengah rongga bumi. Dia juga menyimpulkan bahwa para titan sebenarnya adalah hewan-hewan purba yang berasal dari rongga bumi. Berdasarkan teori ingatan genetika, ia mengirimkan tim khusus untuk membawa Kong ke Antartika untuk menemukan sebuah lubang besar yang menembus ke rongga bumi. Harapannya, setelah melihat tempat tersebut, Kong akan mencari cara untuk kembali ke habitatnya di rongga bumi dan mereka hanya perlu mengikutinya.

Sayangnya, di tengah perjalanan, Godzilla merasakan keberadaan Kong dan menyerangnya berdasarkan insting Alpha, di mana hanya ada satu pihak yang dapat menjadi penguasa para titan. Perkelahian Godzilla dan Kong segera terjadi dan dari sinilah keseruan dimulai.

Godzilla vs Kong menambahkan tiga monster baru ke dunia MonsterVerse. Dua di antaranya yaitu Hell Hawk dan Warbat merupakan lawan sampingan sementara yang terakhir, Mechagodzilla akan menjadi titan penentu di film ini. Sebenarnya, setelah disuguhi begitu banyak titan dalam King of the Monsters, jumlah titan di film ini terasa kurang, tapi tidak mengapa, karena setiap kali muncul di layar, mereka terlihat begitu memukau.

Jika Godzilla dan Kong: Skull Island adalah perkenalan dari kedua titan dan King of the Monsters memberikan lebih banyak mitologi tentang para titan, maka Godzilla vs Kong adalah episode perkelahian dua titan paling melegenda. Untungnya, sutradara Adam Wingard adalah orang yang tepat untuk menyuguhkan kedahsyatan pertarungan para titan. Adegan-adegan tersebut begitu memukau dan merupakan sisi terkuat dalam film ini.

Sayangnya, peranan para manusia dalam Godzilla vs Kong justru mengalami penurunan. Tim Monarch kali ini rasanya tidak terlalu terlibat dalam cerita. Justru tim yang terdiri dari Bernie Hayes, Maddison Russel, dan Josh Valentine yang terlibat langsung karena menyelidiki rahasia besar dari Apex Cybernetics. Walter Simmons nampaknya memiliki rencana besar bagi umat manusia karena ia membutuhkan energi yang lebih besar daripada kekuatan titan, tapi apakah benar ia bermaksud baik? Sementara itu, Ren Serizawa, putra dari ilmuwan Monarch Ishiro Serizawa seharusnya memiliki peranan penting, apakah itu?

Terakhir, ada tim yang terdiri dari Ilene Andrews, Jia dan Nathan Lind. Yah, tim yang terakhir ini lebih banyak memikirkan cara mengembalikan Kong ke habitat yang cocok dengannya. Tim ini lebih memerhatikan keadaan Kong belaka, tapi di akhir cerita justru menjadi elemen penting bagi keselamatan seisi dunia.

Godzilla vs Kong hadir di bioskop sejak tanggal 24 Maret 2021. Jangan sampai melewatkan film yang satu ini, kami bahkan menyarankan Laikers untuk menontonnya di layar IMAX jika memungkinkan.

Tags:
Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game tapi suka lupa maininnya.

  • 1