// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Movie Review

Review Wrath of Man, Ngerinya Amukan Jason Statham

Share

Film ini sebenarnya sudah lama ditunggu orang yang berharap dapat melihat lagi kerja sama antara sutradara Guy Ritchie dan aktor Jason Statham. Sebelumnya, mereka sudah tiga kali membuat film yaitu Lock. Stock and Two Smoking Barrels (1998), Snatch (2000), dan Revolver (2005).

Film Wrath of Man, dibuka dengan adegan perampokan yang berakhir dengan terbunuhnya para pengawal dari tim jasa pengamanan dan pengantaran uang Fortico. Tidak lama setelah itu, Patrick Hill (Jason Statham) bergabung dengan Fortico dan mulai bekerja sebagai salah satu tim pengawal. Rekan satu timnya adalah Bullet (Holt McCallany) dan Boy Sweat Dave (Josh Hartnett).

Meskipun Hill diterima masuk Fortico dengan hasil ujian yang pas-pasan, secara tidak disangka-sangka, dia berhasil menggagalkan upaya perampokan mobil uang Fortico dan membunuh semua perampok. Hal ini membuat semua orang menaruk hormat sekaligus bertanya-tanya, siapakah Hill sebenarnya?

Setelah aksi perampokan yang berhasil digagalkan Hill, berturut-turut kita akan disuguhkan sisi lain dari cerita ini. Termasuk di antaranya adalah penjelasan latar belakang Hill, terbentuknya kelompok perampok bersenjata yang mengincar Fortico, dan rencana perampokan skala besar yang akan menjadi titik puncak konflik dalam film ini.

Semua sisi cerita tersebut disajikan dengan gaya cerita khas Guy Ritchie. Seakan semuanya berjalan secara mandiri, tetapi akhirnya bersinggungan, segala hal terjelaskan dan menjadi masuk akal. Dialog dalam Wrath of Man ditulis dengan baik dan sesuai dengan masing-masing karakter. Dua aktor paling bersinar dalam film ini adalah McCallany dan Statham. McCallany terlihat begitu natural dengan perannya sebagai ketua tim pengawal yang cerewet tapi disukai oleh rekan-rekan kerjanya. Sedangkan Statham tampil all out sebagai sang tokoh utama yang tangguh dan misterius.

Meskipun Wrath of Man tetap digarap dengan gayanya yang khas, tidak bisa dihindari kesan bahwa Ritchie membuat film ini dengan memberi porsi khusus untuk Statham agar dapat menampilkan secara penuh tokoh pria tangguh yang menjadi kekuatannya. Coba kita bandingkan peran Statham dalam film lain seperti Hobbs di serial Fast and Furious. Meskipun sama-sama berperan sebagai pria tangguh, seringkali dialog Hobbs dibuat untuk memancing tawa penonton. Hal seperti itu sama sekali tidak ada dalam Wrath of Man. Patrick Hill adalah pria yang patut ditakuti, titik!

Film ini mulai diputar di bioskop pada tanggal 5 Mei 2021. Silakan kalian saksikan sendiri serunya aksi Jason Statham di bawah arahan Guy Ritchie ini, tentunya dengan mematuhi protocol Kesehatan ya!

Tags:
Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game tapi suka lupa maininnya.

  • 1