// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Movie Review

The 33

Share

Pada tahun 2010 seluruh perhatian dunia sempat tertuju pada sebuah insiden tambang di Chile. Sebanyak 33 orang penambang terperangkap di dalam sebuah tambang yang runtuh. Ke-33 penambang tersebut mau tidak mau harus berusaha keras untuk bertahan hidup di dalam tambang selama berhari-hari. The 33 berusaha menceritakan berbagai momen yang ada di dalam insiden tersebut.

Film yang disutradarai oleh Patricia Riggen ini dibuka dengan adegan Mario Sepulveda (Antonio Banderas) memimpin para pekerja tambang lokal untuk memasuki tambang sebuah tambang di Copiapo, Chile. Mengabaikan peringatan dari pejabat keamanan, 33 penambang tersebut tetap ngotot untuk melanjutkan pekerjaan mereka di dalam tambang. Mendadak sebuah ledakan terjadi dan menghancurkan akses jalan keluar mereka. Hal tersebut membuat Mario dan 32 penambang lainnya terperangkap di dalam tambang yang rapuh dan siap mengubur mereka kapan saja, dengan persediaan makanan yang hanya cukup untuk tiga hari. Yang bisa mereka lakukan hanyalah terus menunggu untuk diselamatkan walaupun mereka tahu bahwa hal tersebut sepertinya sangatlah mustahil.

the3301

Sebenarnya, kisah The 33 cukup menarik dan menantang untuk diangkat ke layar lebar. Mungkin itu sebabnya, Patricia Riggen memutuskan untuk menyutradarai film yang seharusnya bisa menjadi sebuah film yang cukup epik ini. Sayangnya, sutradara wanita asal Mexico ini kurang begitu berhasil mengambil momen-momen yang dramatis, sehingga membuat The 33 terasa datar, tanpa sebuah konflik yang berarti. Untungnya, The 33 masih didukung dengan aktor dan aktris piawai yang memiliki kekuatan akting yang mumpuni, seperti Lou Diamond Phillips (Don Lucho), Gabriel Byrne (Andre Sougarret), dan Juliette Binoche (Maria Segovia). Kehandalan akting mereka cukup membuat The 33 sangat layak untuk dinikmati.

Tags: