// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Movie Review

The LEGO Batman Movie review

Share

Hitam.

Semua film penting, dibuka dengan layar hitam.

Begitulah pembukaan dari The LeGO Batman Movie yang sudah dipastikan akan dapat membuat Laikers tertawa terbahak-bahak. Bagi Laikers yang belum tahu, The LEGO Batman Movie merupakan spin off dari The LEGO Movie yang sebelumnya dirilis pada tahun 2014. The LEGO Batman Movie menjadikan sisi anti sosial Batman sebagai fokus utamanya. Meskipun bernuansa gelap, The LEGO Batman Movie cocok dinikmati oleh berbagai kalangan.

LGB01

Penggambaran karakter Batman dalam film ini  sangat jauh berbeda daripada penggambaran Batman di film manapun. Dengan menggunakan suara rendah dan berat, Will Arnett dapat menggambarkan secara sempurna karakter Batman yang narsis, egois, anti sosial, dan penuh dengan luapan emosi. Di awal film, Laikers akan disuguhi adegan pertempuran dahsyat antara Batman dengan Joker (Zach Galifianakis) yang sangat ingin menjadi musuh abadi Batman.

LGB02

Sayangnya, bagi Batman, Joker bukanlah musuh. Bagi Batman, Joker hanyalah sesorang yang berbuat jahat dan Batman harus menggagalkan kejahatannya. Itu saja. Hal tersebut membuat Joker yang sensitif terluka dan bertekad untuk membuat batman mengakui dirinya.

Selain perseteruannya dengan Joker, Batman juga harus berhadapan dengan Barbara (Rosario Dawson), Komisaris Polisi baru Gotham, yang beranggapan bahwa Gotham harus bersatu melawan kejahatan dan tidak hanya mengandalkan Batman.  Dengan bantuan Alfred (Ralph Fiennes) dan Dick Grayson (Michael Cera) Barbara berusaha keras membujuk Batman bekerja sama untuk menghancurkan kejahatan.

LGB03

Apakah usahanya berhasil? Dapatkah Batman bekerja sama untuk menyelamatkan Gotham? Apakah Joker akan mendapatkan pengakuan dari Batman? Tonton saja jawabanya dalam The LEGO Batman Movie.

Tags: