Type to search

Share

Valerian and the City of a Thousand Planets merupakan film terbaru karya sutradara ternama asal Perancis, Luc Besson, yang diadaptasi dari serial komik Perancis, Valerian and Laureline karya Pierre Christin dan Jean-Claude Mezieres. Walau tumbuh dengan membaca komik Valerian dan Laureline, awalnya Luc Besson sempat ragu mengadaptasi serial komik tersebut ke dalam layar lebar. Ambisinya baru terbentuk setelah membuat The Fifth Element (1997), dimana dirinya bertemu dengan Jean-Claude Mezieres, salah seorang pencipta dari serial komik Valerian dan Laureline. 20 tahun kemudian, film yang menghabiskan dana sekitar 210 juta Dolar Amerika ini pun dirilis di bioskop-bisokop besar di dunia.

Petualangan Mayor Valerian (Dane DeHaan) dan Sersan Laureline (Cara Delevingne) dimulai saat mereka mendapatkan misi untuk merampas kembali sebuah “converter” yang dicuri oleh pedagang di pasar gelap. Misi sederhana tersebut sempat menjadi ricuh dan membuat kedua tokoh utama dalam film ini harus bertarung untuk dapat keluar dari pasar gelap dan kembali ke pesawat mereka.

Setelah Valerian dan Laureline kembali ke Alpha, stasiun angkasa luar yang dihuni oleh berbagai macam makhluk hidup dari planet yang berbeda, mereka merasa ada suatu hal yang disembunyikan oleh Komandan Arün Filitt (Clive Owen) berkenaan dengan “conventer” yang berhasil mereka rampas kembali. Valerian yang mempercayai instingnya pun meminta Laureline untuk menjaga “converter” tersebut. Benar saja, di tengah konferensi, mereka diserang, dan para penyerang pun menculik Arün Filitt. Mereka mengira komandan Alpha tersebut menyimpan “converter” yang berada di tangan Laureline.

Tidak dapat dipungkiri, film-film karya Luc Besson selalu kaya imajinasi, aksi yang keren  dan karakter yang penuh warna. Dapat dilihat dari karya-karya terdahulunya seperti Leon: the Professional (1994), The Fifth Element (1997), Lucy (2014), dan masih banyak lagi. Menonton Valerian and the City of a Thousand Planet seperti membawa Laikers berpetualang ke dunia luar angkasa yang penuh dengan warna. Interaksi kedua pemeran utama juga cukup menarik untuk dinikmati, walau adakalanya Dane DeHaan tampak agak kurang berkarisma sebagai Valerian. Bagaimanapun, kekurangannya dapat dengan mudah ditutup oleh karakter Laureline yang dibawakan dengan apik oleh Cara Delevigne.

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.