// Replace with first Tag Manager code
LOADING

Type to search

Review Movie

Warcraft: The Beginning

Share

Ternyata diperlukan waktu sepuluh tahun sejak Blizzard menyatakan niatannya untuk membuat film layar lebar berdasarkan adaptasi dari game legendaris mereka, Warcraft. Dalam masa satu dekade tersebut, cukup mengejutkan bahwa jumlah penggemarnya masih tetap cukup banyak dan animo untuk pergi menyaksikan film adaptasi ini masih tinggi. Tetapi apakah interpretasi dari game tersebut sanggup memuaskan para penggemarnya? Atau justru sebaliknya?

8J07_BV0170_COMP_143913R_0000_HR

 

Warcraft mengambil jalan cerita ketika bangsa Orc mulai memasuki Azeroth dalam usaha mencari tempat mengungsi di saat dunia mereka hancur secara perlahan. Mereka bergerak di bawah pimpinan Gul’dan yang menguasai magic yang dapat membuka portal antara dunia Orc dan Manusia. Karena magic yang digunakan oleh Gul’dan membutuhkan pengorbanan jiwa, maka para Orc terus mengumpulkan bangsa Manusia untuk dikorbankan demi membuat portal. Ini menyebabkan munculnya pertikaian sengit antara dua bangsa tersebut.

8J07_DN0010_COMP_124205R_0000_HR

 

 

Tentu saja, manusia berusaha menahan gempuran bangsa Orc, di bawah pimpinan King Llane dan Lady Taria yang ditambah dukungan oleh Anduin Lothar, Khadgar dan Sang Wizard Medivh. Masih ada lagi dua orang Orc yang belum bisa dipastikan keberpihakannya yaitu Durotan, yang menaruh kecurigaan pada Gul’dan dan justru memiliki kecenderungan untuk bersekutu dengan Manusia serta Garona, hybrid bangsa Orc dan Manusia yang kemungkinan akan menjadi kekuatan yang cukup besar untuk mengubah keadaan.

8J07_DK0140_COMP_160394R_0000_HR

 

Salah satu kekuatan yang akhirnya bisa dibilang menjadi kelemahan dari film ini adalah jumlah karakternya yang cukup banyak. Sebenarnya akting dari masing-masing aktor dan aktris yang menjadi para tokoh utama, sudah terasa pas dan mendukung perkembangan jalan cerita. Sayangnya, latar belakang setiap karakter akhirnya terasa kurang mendapatkan waktu tayang untuk bisa diceritakan secara lebih mendetail dan menyeluruh. Hal ini rasanya akan membuat para penggemar game Warcraft sedikit kecewa dan membuat penonton yang awam dengan gamenya merasa bingung dan kurang dapat memahami karakter-karakter yang ada.

8J07_FB1200_COMP_152505R_0000_HR

Sutradara Duncan Jones (Source Code, Moon) terlihat sangat banyak mencurahkan daya dan upaya di bidang visual. Sesuai dengan genrenya, dalam film ini diperlukan banyak baju besi dan sejujurnya, tampilan baju besinya sangat menakjubkan dan detail, walaupun belum tentu efektif dalam penggunaannya. Make-up dan penggunaan prostesis bagi kaum Orcnya sungguh patut diacungi jempol, meskipun tentunya penggunaan efek CGI sangat berperan di sini. Sayangnya, masih terlihat ada beberapa kekurangan pada efek-efek visual. Contohnya, saat adegan mata yang bercahaya, efek cahaya tersebut kadang tidak berhasil mengikuti gerakan mata dan jadi terlihat kurang realistis.

8J07_D058_00070J

 

Dengan semua kelebihan dan kekurangannya, Warcraft: The Beginning boleh dibilang menjadi sebuah terobosan bagi film yang diadaptasi dari game. Semua pihak yang terlibat dalam film ini benar-benar berusaha keras untuk menerjemahkan segala aspek dalam game tersebut menjadi adaptasi yang sangat loyal pada babadnya. Hal ini pastinya sangat dihargai dan disukai oleh penggemar babad Warcraft, tetapi mungkin akan diabaikan oleh penonton awam yang mungkin akan lebih memilih saga lain seperti Lords of The Ring. Tetapi hal itu mungkin saja akan berubah, karena sesuai judulnya, film ini merupakan bagian awal dari serangkaian film dari babad Warcraft.

[kad_youtube url=”https://www.youtube.com/watch?v=2Rxoz13Bthc” maxwidth=550 ]
 

 

Tags:
Gegemania

Suka beli film tapi suka lupa nontonnya.  Senang beli buku, tapi suka lupa bacanya.  Sering beli game tapi suka lupa maininnya.

  • 1